Bertemu 1 Jam, Ahok-Menag Bahas Soal Jamaah Haji DKI
Senin, 05 Oktober 2015 - 19:14 WIB
Bertemu 1 Jam, Ahok-Menag Bahas Soal Jamaah Haji DKI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Syaifuddin menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sore tadi di Balai Kota DKI Jakarta. Pertemuan ini membahas tentang pengelolaan RS Haji, Pondok Gede dan jamaah haji asal Jakarta.
Usai melakukan pertemuan selama 1 jam, Menag Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan, pertemuan ini membahas pengelolaan RS Haji, Pondok Gede dan terkait makanan untuk calon jamaah haji dari Provinsi DKI Jakarta.
"‪Pengelolaan RS Haji Pondok Gede akan ada alih status kepemilikan dan sebagainya karena RS UIN Jakarta juga menjadikan rumah sakit tempat pendidikan untuk fakultas kedokteran di UIN. Kita bicarakan bagaimana tindak lanjutnya," ujar Lukman di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2015).
Kedua, lmengenai evaluasi haji, Lukman menginginkan mendapat masukan terkait soal makanan. "DKI kan punya anggaran dari APBD untuk makanan jamaah haji asal DKI. Sehingga pasokan makanan untuk jamaah haji DKI ini banyak, dan membuat provinsi lain iri. Tahun depan kita ingin disamakan semua, jadi tidak ada perbedaan," ujar Lukman.
Mengenai makanan, Ahok mengaku setuju tidak memberikan biaya lebih untuk makanan calon haji asal DKI. "‪Jadi tahun depan rencananya seluruh makanan ditanggung Kementerian Agama gitu. Jadi kami tidak perlu ngajuin lagi, saya terima kasih dengan Pak Menteri," ujar Ahok ditempat yang sama.
Usai melakukan pertemuan selama 1 jam, Menag Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan, pertemuan ini membahas pengelolaan RS Haji, Pondok Gede dan terkait makanan untuk calon jamaah haji dari Provinsi DKI Jakarta.
"‪Pengelolaan RS Haji Pondok Gede akan ada alih status kepemilikan dan sebagainya karena RS UIN Jakarta juga menjadikan rumah sakit tempat pendidikan untuk fakultas kedokteran di UIN. Kita bicarakan bagaimana tindak lanjutnya," ujar Lukman di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2015).
Kedua, lmengenai evaluasi haji, Lukman menginginkan mendapat masukan terkait soal makanan. "DKI kan punya anggaran dari APBD untuk makanan jamaah haji asal DKI. Sehingga pasokan makanan untuk jamaah haji DKI ini banyak, dan membuat provinsi lain iri. Tahun depan kita ingin disamakan semua, jadi tidak ada perbedaan," ujar Lukman.
Mengenai makanan, Ahok mengaku setuju tidak memberikan biaya lebih untuk makanan calon haji asal DKI. "‪Jadi tahun depan rencananya seluruh makanan ditanggung Kementerian Agama gitu. Jadi kami tidak perlu ngajuin lagi, saya terima kasih dengan Pak Menteri," ujar Ahok ditempat yang sama.
(whb)