Menhub Perintahkan Agar Memaksimalkan Pencarian Aviastar
Senin, 05 Oktober 2015 - 15:59 WIB
Menhub Perintahkan Agar Memaksimalkan Pencarian Aviastar
A
A
A
MAKASSAR - Menteri Perhubungan Ignasius Djonan memerintahkan seluruh institusi memaksimalkan pencarian Pesawat Aviastar yang hilang.
Hal tersebut disampaikan Menhub saat menggelar rapat koordinasi di ruang SAR Mission Coordinator (SMC) Bandara Sultan Hasanuddin, Senin (5/10/2015).
Rapat yang langsung digelar saat Djonan tiba ini untuk mengetahui perkembangan proses pencarian.
Turut hadir dalam rapat tersebut yakni Dirjen Perhubungan Udara, Wakapolda Sulsel, Dirlat Ops Basarnas, Pangkosek Hanudnas II, Kepala Otoritas Bandara dan General Manager Angkasa Pura.
Djonan mengintruksikan seluruh institusi tersebut harus bekerja semaksimal mungkin sebelum batas waktu pencarian dihentikan.
"Saya minta kepada seluruh pihak terkait untuk berusaha semaksimal mungkin sebelum Basarnas menyatakan pencarian selesai empat hari ke depan," ujarnya.
Hingga sore ini, hasil pencarian Basarnas di 9 titik pencarian masih nihil. Basarnas menurunkan 2 pesawat Twin Otter, 3 helikopter milik Basarnas, PT Bosowa dan TNI AD serta satu kapal cepat untuk menyisir perairan sekitar Palopo.
Hal tersebut disampaikan Menhub saat menggelar rapat koordinasi di ruang SAR Mission Coordinator (SMC) Bandara Sultan Hasanuddin, Senin (5/10/2015).
Rapat yang langsung digelar saat Djonan tiba ini untuk mengetahui perkembangan proses pencarian.
Turut hadir dalam rapat tersebut yakni Dirjen Perhubungan Udara, Wakapolda Sulsel, Dirlat Ops Basarnas, Pangkosek Hanudnas II, Kepala Otoritas Bandara dan General Manager Angkasa Pura.
Djonan mengintruksikan seluruh institusi tersebut harus bekerja semaksimal mungkin sebelum batas waktu pencarian dihentikan.
"Saya minta kepada seluruh pihak terkait untuk berusaha semaksimal mungkin sebelum Basarnas menyatakan pencarian selesai empat hari ke depan," ujarnya.
Hingga sore ini, hasil pencarian Basarnas di 9 titik pencarian masih nihil. Basarnas menurunkan 2 pesawat Twin Otter, 3 helikopter milik Basarnas, PT Bosowa dan TNI AD serta satu kapal cepat untuk menyisir perairan sekitar Palopo.
(sms)