Keluarga Pilot Aviastar Harap Keajaiban Ilahi

Senin, 05 Oktober 2015 - 00:38 WIB
Keluarga Pilot Aviastar...
Keluarga Pilot Aviastar Harap Keajaiban Ilahi
A A A
BONE - Keluarga pilot pesawat Aviastar Iriafriady Rauf yang ada di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, masih diliputi kecemasan lantaran hingga saat ini keberadaan pesawat Aviastar belum diketahui rimbanya.

Kepada wartawan, keluarga Iriafriady menceritakan saat terakhir dia pulang ke kampung halamannya, di Kabupate Bone. Keluargapun berharap, ada keajaiban dan pilot Aviastar bisa ditemukan selamat.

Pilot Aviastar Iriafriady Rauf yang akrab disapa Adi sama keluargaanya ini, terakhir berkunjung ke kampung halamannya, di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Lebaran Idul Fitri tahun 2015.

Iriafriady yang dikenal sabar dan baik oleh keluarganya itu, kerap menelepon keluarganya di Bone. Dia sempat meminta untuk mencarikan jodoh adiknya Irmansyah Rauf sama keluarganya yang ada di Bone.

Niat untuk menikahkan adiknya tercapai dua bulan sebelum bulan Ramadan tahun ini, sehingga Iriafriady datang ke Bone untuk menikahkan adiknya. Bahkan, dia yang menjadi wali buat adiknya.

Terakhir, Iriafriady datang ke Bone, dua hari setelah Lebaran Idul Fitri. Kedatangannya di Bone saat itu hanya dihitung menit. Selain silaturahmi sama keluarganya, sang pilot juga meminta disediakan makanan kesukaannya tape hitam dan ikan dempo atau ikan cakalang yang diasinkan.

Keluarga pilot pesawat rute Masamba-Makassar ini tak dapat menahan air matanya saat menceritakan kesan dan kenangannya bersama Iriafriady, saat dia berada di Bone.

Sepupu Iriafriady, Ahusna mengatakan, bahwa tidak ada tanda-tanda atau firasat apa-apa saat Iriafriady terakhir datang ke Bone. Bahkan, dia sempat saling berpelukan dengan keluarga.

Ahusna tak dapat menahan tangis saat menceritakan keinginan Ayah Iriafriady, Rauf Maharanu Daeng Manrapi yang menginginkan anaknya menjadi seorang penerbang dan hendak melihat anaknya memakai baju pilot. Namun sang ayah lebih dulu menghadap Ilahi.

Ahusna menambahkan, bahwa saat ziarah kemakam ayahnya, di Tacipi, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Iriafriady memakai seragam pilot untuk membuktikan keinginan sang ayah yang belum sempat melihat Iriafriady memakai seragam tersebut.

Sementara itu, sepupu Iriafriady, Jumarni mengatakan, Iriafriady lahir di Papua. Namun keluarga besar berada di Kabupaten Bone. Ayah dan ibunya orang Bone. Tapi orangtuanya merantau ke Sentani dan menjadi pengusaha di sana.
(san)
Berita Terkait
Indonesia Air Transport...
Indonesia Air Transport Tegaskan Kru Pesawat ATR yang Hilang Berjumlah 7 Orang
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Gunakan Google Maps,...
Gunakan Google Maps, Ahli Inggris Klaim Deteksi Jejak Pesawat Nahas MH370 di Hutan Kamboja
BREAKING NEWS-Bawa 28...
BREAKING NEWS-Bawa 28 Orang, Pesawat An-26 Rusia Hilang di Kamchatka
Pesawat An-26 Rusia...
Pesawat An-26 Rusia Pembawa 28 Orang Jatuh ke Laut
Puing-puing Pesawat...
Puing-puing Pesawat An-26 Ditemukan, Seluruh Penumpang Dikhawatirkan Tewas
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
3 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
4 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
6 jam yang lalu
Infografis
Lauren Sanchez, Jurnalis...
Lauren Sanchez, Jurnalis dan Pilot yang Taklukkan Hati Jeff Bezos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved