Ngumpulin 1 Juta KTP, Ahok Belum Tentu Menang di Pilgub
Kamis, 01 Oktober 2015 - 19:05 WIB
Ngumpulin 1 Juta KTP, Ahok Belum Tentu Menang di Pilgub
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik menyatakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum tentu dapat menang pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2017 mendatang.
Taufik menuturkan, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait calon independen yang maju di pilkada harus mengumpulkan dukungan berdasarkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pemilu sebelumnya, tidak serta merta dapat memenangkan calon independen. Termasuk Ahok, meskipun saat ini relawan Teman Ahok sudah mulai mengumpulkan 1 juta foto kopi KTP.
"Jadi ngumpulin KTP itu belum tentu milih. Ahok itu belum tentu menang. Apa lagi ada kasus RS Sumber Waras," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kami (1/10/2015).
Namun Taufik mengakui untuk jumlah pengumpulan KTP memang meringankan. Meskipun belum tentu semua yang memberikan KTP tersebut memilih Ahok.
"Kalau dari sudut pengumpulan KTP iya (meringankan), tapi untuk sekedar mencalonkan bisa. Bilang sama temannya Ahok, ente ngumpulin KTP ye, bukan milih. Partai itu dipilih, kalau ngumpulin KTP tuh di Jalan Pramuka banyak," kata Taufik.
Taufik menuturkan, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait calon independen yang maju di pilkada harus mengumpulkan dukungan berdasarkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pemilu sebelumnya, tidak serta merta dapat memenangkan calon independen. Termasuk Ahok, meskipun saat ini relawan Teman Ahok sudah mulai mengumpulkan 1 juta foto kopi KTP.
"Jadi ngumpulin KTP itu belum tentu milih. Ahok itu belum tentu menang. Apa lagi ada kasus RS Sumber Waras," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kami (1/10/2015).
Namun Taufik mengakui untuk jumlah pengumpulan KTP memang meringankan. Meskipun belum tentu semua yang memberikan KTP tersebut memilih Ahok.
"Kalau dari sudut pengumpulan KTP iya (meringankan), tapi untuk sekedar mencalonkan bisa. Bilang sama temannya Ahok, ente ngumpulin KTP ye, bukan milih. Partai itu dipilih, kalau ngumpulin KTP tuh di Jalan Pramuka banyak," kata Taufik.
(whb)