Dikaji Mabes Polri, Kapolda: Usulan Rano Karno Ditolak Warga

Selasa, 29 September 2015 - 19:12 WIB
Dikaji Mabes Polri,...
Dikaji Mabes Polri, Kapolda: Usulan Rano Karno Ditolak Warga
A A A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian membenarkan, jika usul Gubernur Banten Rano Karno tengah dikaji di Mabes Polri. Usulan pemain sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini terkait dengan perubahan pelat nomor B di Tangerang menjadi A.

"Itu masih dikaji di Mabes Polri, tetapi saya pikir itu belum final. Masih dipertimbangkan mengingat masyarakat Tangerang banyak yang menolak," kata Tito saat mengunjungi panti sosial kepada korban kekeringan di Desa Kemiri, Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/9/2015).

Tito juga mengaku sudah mendengar langsung dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, bahwa kepada daerah menentang usulan Rano. Karena dianggap, selama ini tidak ada masalah koordinasi keamanan di bawah komando Polda Metro Jaya.

"Kita akan mendukung, apalagi sedang ada Pilkada di Tangerang Selatan (Tangsel) meski sudah ada Polres di sana," terang Tito.

Masyarakat KabupatenTangerang, kata Tito, sama dengan Kota Tangerang dan Kota Tangsel lebih banyak bersentuhan dengan DKI Jakarta ketimbang Serang. "Karenanya saya kira ini harus dipertahankan dahulu," ujarnya.

Adapun alasan Rano, menurut Tito, untuk melebur Tangerang masuk ke Banten karena di Banten hanya ada empat Polres.

"Katanya di sana tambah satu lah Polres, nah yang diminta Kabupaten. Tetapi suara itu juga banyak ditolak warga Tangerang, karena banyak pertimbangan. Salah satunya alasan keamanan," katanya.

Sedangkan Tito mengakui, jumlah personel di Kabupaten Tangerang masih kurang sehingga memerlukan tambahan Polsek. (Baca: Wali Kota hingga MUI Tangerang Kompak Tolak Usulan Rano Karno)

Menurut Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema, memang idealnya setiap satu kecamatan memiliki Polsek.

"Saat ini hanya ada 17 Polsek dari 29 Kecamatan. Itu bagus kalau dimaksimalkan," tambahnya.

PILIHAN:


Ojek Online Marak, Pemerintah Harus Rumuskan Tarif
(mhd)
Berita Terkait
KPK Izinkan Pemda Klaim...
KPK Izinkan Pemda Klaim Lahan Fasos-Fasum yang Ditinggal Pengembang
Gubernur Banten Beri...
Gubernur Banten Beri Sinyal Perpanjangan PSBB Tangerang Raya
Masih Berisiko Tinggi...
Masih Berisiko Tinggi Covid-19, PPKM Mikro Banten hanya Fokus di Tangerang Raya
Lagi, PSBB Tangerang...
Lagi, PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 26 Juli 2020
PSBB Tangerang Raya...
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi 14 Hari ke Depan
Kasus Covid-19 Masih...
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, PSBB Tangerang Raya Diperpanjang 14 Hari
Berita Terkini
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
56 menit yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
1 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
1 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
1 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
1 jam yang lalu
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved