Setelah Wukuf, Jamaah Haji Asal Kota Batu Meninggal Dunia

Kamis, 24 September 2015 - 21:53 WIB
Setelah Wukuf, Jamaah...
Setelah Wukuf, Jamaah Haji Asal Kota Batu Meninggal Dunia
A A A
KOTA BATU - Kabar duka menyelimuti rombongan jamaah haji dari Kota Batu, Jawa Timur (Jatim). Susiani, Kepala Seksi Olah Raga (Kasi Pora) Kota Batu yang berangkat menunaikan ibadah haji bersama suaminya Bambang Chuzaini (Kasat Narkoba Polres Batu) dan anaknya Bakaska Ibtida (16), meninggal dunia setelah menjalani wukuf dipandang Arofah.

Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu Mohammad Rosyad, saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Susiani meninggal dunia setelah melempar Jumroh Aqobah.

"Kami mendapatkan kabar itu dari grub jamaah haji Kota Batu. Tapi kami masih menunggu informasi selanjutnya dari tanah suci," katanya saat dikonfirmasi kebenaran informasi itu, Kamis (24/9/2015).

Menurut Rosyad, Susiani berangkat ke Tanah Suci bersama 184 orang jamaah haji Kota Batu. Rombongan jamaah haji dari Kota Batu berangkat ke Tanah Suci 5 September 2015 lalu.

"Bu Susiani selama di Mekkah tidak sakit. Agendanya setelah Wukuf di Arafah. Lalu mabit atau bermalam di Muzdalifah dan berangkat ke Mina untuk melempar Jumrah Aqobah. Dari sana belaiu dikabarkan meninggal dunia. Mungkin saat di Mina sedang sakit,” terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Kota Batu, Mistin membenarkan, kalau stafnya Susiani meninggal dunia di Mina.

"Kita mendapatkan informasi tadi siang. Kalau Bu Susiani telah meninggal dunia karena sakit. Bu Susiani sudah lama menjabat sebagai Kasi Pora, Kota Batu. Almarhumah orangnya sabar dan baik hati. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT," katanya.

Susanto Junaidi adik Susiani yang tinggal di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sisir, Kota Batu menyatakan, keluarga mendapatkan kabar atas meninggalnya Susiani pukul 10.30 WIB.

"Pak Bambang suami kakak saya yang memberitahukan kabar duka itu kepada kami. Kami sempat tidak percaya dengan kabar itu karena selama ini kondisi kakak saya sehat-sehat saja," terangnya.

Menurut Susanto, mestinya Susiani bersama suami dan anaknya berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 2014. Namun pelaksanannya tertunda lantaran Bagaska, keponakannya belum cukup umur. Akhirnya pelaksanaan ibadah hajinya dilakukan tahun 2015.

Menurut Susanto, walaupun proses ibadah haji belum berakhir. Tapi Susiani sudah bisa dianggap melaksanakan ibadah haji. Karena puncak ibadah haji sudah dilaksanakan. Yaitu sudah selesai melaksanakan Wukuf di padang Arafah. "Kakak saya sudah dua kali menunaikan ibadah haji," ucapnya.

Diceritakan, kakaknya baru saja menjalankan Wukuf di padang Arafah Rabu 23 September 2015. Selesai Wukuf, bersama rombongan haji yang lain melakukan Mabit di Muzdalifah hingga Subuh. Dilanjutkan berjalan ke Mina untuk melempar Jumrah Aqobah.

Setelah lempar jumroh, Susiani kembali ke Maktab bukan kembali ke kemah haji. Disela-sela istirahatnya, Susiani sempat belanja sayur dan kebutuhan makan disekitar perkemahan.

"Untuk penyebab kematiannya kami belum tahu persis. Mungkin karena kelelahan. Kata Pak Bambang, istrinya sempat tidak sadarkan diri selama dua jam sejak pukul 07.30 waktu Mekkah akhirnya meninggal dunia," ungkap Susanto.

Selama hidupnya, Susiani dikenal ringan tangan suka membantu saudaranya sedang kesusahan. Misalkan ada keluarga yang sakit. Tapi tidak memiliki biaya, seketika langsung mengeluarkan uangnya untuk membantu keluarga yang sakit untuk biaya pengobatan.

"Kakak saya juga piawai bermain volly. Keluarga terus berdoa semoga Pak Bambang diberi ketabahan dan kesabaran. Karena dia harus menjalani sisa ritual ibadah haji hanya bersama anaknya," pungkas Susanto.

PILIHAN:


Satu Lagi WNI Jadi Korban Tragedi Mina
(mhd)
Berita Terkait
Sepuluh Daerah di Indonesia...
Sepuluh Daerah di Indonesia dengan Antrean Haji Tercepat
3 Terobosan Perdana...
3 Terobosan Perdana Haji 2025: Lebih Terbuka, Terjangkau, Kompetitif
Tahun Ini Haji Akbar,...
Tahun Ini Haji Akbar, Mengapa dan Apa Alasannya?
Mengenal 3 Jenis Haji:...
Mengenal 3 Jenis Haji: Ifrad, Tamattu, dan Qiran
Indonesia Dapat Kuota...
Indonesia Dapat Kuota 221.000, Ini Jadwal dan Tahapan Penyelenggaraan Haji 2025
Jadwal Haji Hingga Puncak...
Jadwal Haji Hingga Puncak Haji Tahun 2025
Berita Terkini
PSEL Bali Dinilai Strategis...
PSEL Bali Dinilai Strategis Kendalikan Sampah dan Emisi
1 jam yang lalu
Awan Panas Guguran Meluncur...
Awan Panas Guguran Meluncur 2 Kilometer dari Puncak Merapi Pagi Ini
2 jam yang lalu
Sekolah Alam Arus Kualan...
Sekolah Alam Arus Kualan Kalbar Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Bergantung Fasilitas
2 jam yang lalu
Geledah Ruko di Cipete...
Geledah Ruko di Cipete Selatan, Polda Metro Jaya Sita Dokumen dan Komputer
4 jam yang lalu
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
11 jam yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
13 jam yang lalu
Infografis
Kota dengan Durasi Puasa...
Kota dengan Durasi Puasa Ramadan Terlama dan Tersingkat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved