Pabrik di Bekasi Disatroni Perampok, Kerugian Rp500 Juta
Rabu, 23 September 2015 - 09:32 WIB
Pabrik di Bekasi Disatroni Perampok, Kerugian Rp500 Juta
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya bersama Polres Bekasi melakukan pengejaran terhadap Komplotan perampok yang menyatroni sebuah pabrik PT FB di kawasan Jababeka, Pasirsari, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Setelah melumpuhkan tujuh pegawai pabrik, perampok berpistol itu menggasak uang sebanyak Rp500 juta.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Khrisna Murti mengatakan, Peristiwa terjadi pada Selasa (22/9/2015) malam sekitar pukul 18.30 WIB. Empat orang pelaku yang mengendarai dua motor matik dan helm mendatangi penjagaan pabrik.
Selanjutnya, mereka menodong satpam tersebut,lalu diikat lakban. Satpam kemudian digiring ke lantai dua, tempat karyawan bekerja.
Di situ, dua orang pelaku menodongkan senpi dan pelaku lainnya mengikat kaki, tangan, mulut, dan menutup mata dengan lakban enam orang karyawan.
Para pelaku lalu bergerilya, mengacak-acak ruangan manager dan pelaku yang lainya mengambil uang setoran sales yang belum di masukan ke brankas.
Para pelaku juga merampas 7 handphoone milik karyawan, laptop dan note book. Setelah menjarah, para pelaku kabur. Korban bisa melepaskan diri setelah saling bantu membukakan ikatan tali pada tangan dan kakinya.
"Memang benar ada peristiwa tersebut, kami sudah bentuk tim gabungan dari Polres Bekasi dan Polda Metro Jaya untuk mengejar pelakunya," tukasnya.
PILIHAN:
Prabowo: Fadli Zon Disiapkan untuk jadi Gubernur DKI Jakarta
Soal Kopaja Maut, Ini Temuan Baru Polisi
Setelah melumpuhkan tujuh pegawai pabrik, perampok berpistol itu menggasak uang sebanyak Rp500 juta.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Khrisna Murti mengatakan, Peristiwa terjadi pada Selasa (22/9/2015) malam sekitar pukul 18.30 WIB. Empat orang pelaku yang mengendarai dua motor matik dan helm mendatangi penjagaan pabrik.
Selanjutnya, mereka menodong satpam tersebut,lalu diikat lakban. Satpam kemudian digiring ke lantai dua, tempat karyawan bekerja.
Di situ, dua orang pelaku menodongkan senpi dan pelaku lainnya mengikat kaki, tangan, mulut, dan menutup mata dengan lakban enam orang karyawan.
Para pelaku lalu bergerilya, mengacak-acak ruangan manager dan pelaku yang lainya mengambil uang setoran sales yang belum di masukan ke brankas.
Para pelaku juga merampas 7 handphoone milik karyawan, laptop dan note book. Setelah menjarah, para pelaku kabur. Korban bisa melepaskan diri setelah saling bantu membukakan ikatan tali pada tangan dan kakinya.
"Memang benar ada peristiwa tersebut, kami sudah bentuk tim gabungan dari Polres Bekasi dan Polda Metro Jaya untuk mengejar pelakunya," tukasnya.
PILIHAN:
Prabowo: Fadli Zon Disiapkan untuk jadi Gubernur DKI Jakarta
Soal Kopaja Maut, Ini Temuan Baru Polisi
(ysw)