DPRD DKI Terima Laporan Makamkan Jenazah Dipungut Rp3 Juta

Rabu, 23 September 2015 - 00:22 WIB
DPRD DKI Terima Laporan...
DPRD DKI Terima Laporan Makamkan Jenazah Dipungut Rp3 Juta
A A A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mendapat laporan dari masyarakat bila masih ada praktik pungutan liar untuk memakamkan jenazah di salah satu Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta Bestari Barus mengungkapkan, telah menerima laporan dari warga yang ternyata masih dimintai pungutan sejumlah uang bila ingin memakamkan jenazah di TPU Karet Bivak. "Laporan yang saya dapat, pungutan liar yang diminta ke ahli waris sebesar Rp3 juta," ungkap Bastari, Selasa 22 September 2015 kemarin.

Menurut Bestari, hal ini berbeda jauh jika dibandingkan dengan Peraturan Daerah No 3/2007 yang berisi masyarakat membayar maksimal Rp100.000 untuk menyewa tanah dalam jangka waktu tertentu. Bastari melanjutkan, saat ini sudah ada pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) yang dibuat oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sehingga pungutan liar tersebut seharusnya tak terjadi.

"Saat ini, ketika ada yang meninggal, petugas pemakaman ngumpet, preman maju," ujar Bestari di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Bestari menuturkan, seharusnya ada sistem yang dibuat oleh PTSP dengan administrasi di TPU agar nantinya masyarakat membayar retribusi sesuai dengan aturan.

Politikus Nasional Demokrat (Nasdem) meminta agar Dinas Pertamanan dan Pemakaman bisa mendirikan call center untuk mengurus pemakaman setiap harinya. Ini bertujuan agar masyarakat lebih dibantu dengan kebutuhan terkait makam.

"Jadi selalu ada pendampingan dari pemerintah jika ada masyarakat yang meninggal. Untuk tenaga call centernya silakan outsource," kata Bestari.
(whb)
Berita Terkait
Hapus Stigma Angker,...
Hapus Stigma Angker, Distamhut Diminta Percantik TPU Rorotan Jakut
DPRD Minta Pemprov DKI...
DPRD Minta Pemprov DKI Prioritaskan Pembangunan TPU di Kepulauan SeribuĀ 
Kenaikan Gaji Fantastis...
Kenaikan Gaji Fantastis DPRD DKI Disindir Warganet Ramai-Ramai
DPRD DKI Minta APD dan...
DPRD DKI Minta APD dan Insentif Penggali Kubur Covid-19 Ditambah
Pekan Depan Pimpinan...
Pekan Depan Pimpinan Definitif DPRD DKI Jakarta Diumumkan di Rapat Paripurna
Jakarta Krisis Lahan...
Jakarta Krisis Lahan Pemakaman, Distamhut DKI: 69 dari 80 TPU Penuh
Berita Terkini
Dilengkapi Berbagai...
Dilengkapi Berbagai Fasilitas, Gedung Sekolah Rakyat Siap Difungsikan untuk MPLS
10 menit yang lalu
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
29 menit yang lalu
Mobil Listrik Tetap...
Mobil Listrik Tetap Masuk Pajak Progresif? Ini Penjelasan Lengkapnya
34 menit yang lalu
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
57 menit yang lalu
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
1 jam yang lalu
Konservasi Gajah Masuk...
Konservasi Gajah Masuk Babak Baru, IUCN Apresiasi Kebijakan Menhut
2 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved