Diduga Dianiaya Ibu Kandung, Nur Tewas

Jum'at, 18 September 2015 - 21:34 WIB
Diduga Dianiaya Ibu...
Diduga Dianiaya Ibu Kandung, Nur Tewas
A A A
BREBES - Tragis. Seorang anak berusia 1,5 tahun di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Nur Qoidatul Zakiyah, tewas diduga akibat dianiaya oleh ibu kandungnya sendiri. Sang ibu, Nu (42), diduga mengalami depresi.

Informasi yang dihimpun Sindonews, kejadian ini bermula saat sejumlah tetangga Nu mendengar tangisan histeris ibu tiga anak itu pada Kamis (17/9/2015) siang. Saat didatangi, ia menangis histeris dan meminta tolong sambil menunjukkan anak bungsunya yang kondisinya tak sadarkan diri.

Oleh beberapa kerabat dan tetangganya, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Tanjung untuk diperiksa. Korban selanjutnya diminta dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Waled, Cirebon, Jawa Barat, untuk mendapatkan perawatan intensif karena luka serius di bagian kepala. Nahas, beberapa jam setelah menjalani operasi, nyawa korban tidak tertolong.

Keesokan harinya, peristiwa dugaan penganiayaan ini dilaporkan warga ke Polsek Tanjung. Polisi yang datang kemudian melakukan visum terhadap jenazah korban. Seusai divisum, jenazah korban kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat. Saat pemakaman berlangsung, ibu korban tampak terus menangis dan kemudian jatuh pingsan.

Paman korban, Subhan, menyebut kondisi kejiwaan Nu labil sejak melahirkan anak bungsunya. Korban kerap terlihat termenung sendirian meski sering diajak berbicara oleh kerabat dan tetangga. Selain itu, kata Subhan, sejak kondisinya labil, anak-anaknya juga sering mengalami kekerasan fisik tanpa sebab yang jelas.

"Kalau kata tetangganya, anak itu habis dipukul ibunya karena wajahnya membiru dan lebam pas dibawa ke puskesmas. Saya tahunya sudah dibawa ke rumah sakit," kata Subhan kepada wartawan, Jumat (18/9/2015).

Sementara, ayah korban, Sofiudin (48) terlihat enggan memberi keterangan banyak terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan istrinya. Saat kejadian, pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan tersebut sedang tidak berada di rumah.

"Sudah jangan bertele-tele, kita ke sana ke sini. Hanya Allah yang menggariskan hidup saya. Makanya saya ikhlas," ucapnya.

Kapolsek Tanjung AKP Supriyadi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dan memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan ibu korban

"Kita sedang mendalami. Motifnya apa sampai orangtua kandung melakukan penganiayaan terhadap anak sampai meninggal dunia. Belum bisa diminta keterangan karena kondisinya pingsan saat anaknya akan dimakamkan. Sementara kita memeriksa saksi saksi dulu," katanya, Jumat (18/9/2015).
(zik)
Berita Terkait
Cece Siksa Anak Tiri...
Cece Siksa Anak Tiri Berusia 2 Tahun dengan Tongkat Alumunium dan Disundut Rokok
Anak Tewas Disiksa Ayah...
Anak Tewas Disiksa Ayah Tiri, Sang Ibu Stres Berat
Usai Membunuh Anak Tiri,...
Usai Membunuh Anak Tiri, Cece Ancam Habisi Nyawa Istri
Sadis, Ibu Muda di Ende...
Sadis, Ibu Muda di Ende NTT Tega Gorok Leher Bayinya Sendiri hanya Gara-gara Masalah Ekonomi
Sejoli Pembuang Bayi...
Sejoli Pembuang Bayi Ajukan Penangguhan Penahanan
Miris, Mayat Bayi di...
Miris, Mayat Bayi di Sungai Mojokerto Diduga Dibunuh Sebelum Dibuang
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
5 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved