Pemda DIY Berharap Pasir Tak Lagi Langka

Minggu, 13 September 2015 - 12:50 WIB
Pemda DIY Berharap Pasir...
Pemda DIY Berharap Pasir Tak Lagi Langka
A A A
YOGYAKARTA - Pemda DIY menyikapi serius kelangkaan pasir dan batu agar proyek fisik tetap berjalan. Salah satunya meminta tiga perusahaan penambang yang masih memiliki izin usaha pertambangan (IUP) bisa mendapatkan 1,2 juta meter kubik material bangunan sampai akhir 2015.

Sangat ironis mengingat wilayah DIY kaya akan material pasir, namun justru kekurangan untuk proyek pembangunan wilayah. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY, Rani Sjamsinarsi, mengatakan, untuk mengatasi kelangkaan pasir dan batu di DIY saat ini, Pemda DIY sudah menyiapkan empat langkah.

“Pertama, tiga perusahaan harus dioptimalkan, harus bisa menambang 1,2 juta meter kubik,” katanya, kemarin. Langkah kedua adalah ketiga perusahaan tersebut diminta memanfaatkan bantak atau batu kecil sisa penambangan pasir. Sejak erupsi Merapi 2010 lalu, hasil tambang bantak biasanya ditinggal begitu saja oleh penambang pasir atau tidak dimanfaatkan.

Menurut Rani, bantak bisa diubah menjadi pasir. “Bantak ini bisa juga diubah menjadi pasir, sehingga diharapkan bisa mencukupi kebutuhan pasir di DIY,” ucapnya. Rani menjelaskan, untuk izin penambangan bantak, bisa melalui izin usaha produksi (IUP) operasi produksi khusus penjualan yang prosesnya bisa lebih cepat.

Perizinannya juga tidak sama dengan izin menambang umum. “Bantak bisa dilepas dengan izin khusus, menurut regulasi juga tidak lama, tapi khusus bantak tidak mengambil pasirnya,” ucapnya. Langkah terakhir adalah mendorong percepatan, proses pemberian perpanjangan izin dari BBWSO, khususnya yang di sungai.

DPUP-ESDM DIY sudah merekomendasikan 16 izin usaha tambang yang saat ini prosesnya masih di Gerai Pelayanan Perizinan Terpadu (GP2T), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) DIY. Kepala GP2T BKPM DIY, Sunyata, mengaku siap mempercepat perizinan khusus, seperti untuk IUP operasi produksi khusus.

“Kalau untuk IUP operasi produksi khusus, kami lakukan percepatan, kami akan cek berkasnya, dimintakan rekomendasi ke Dinas PUPESDM. Sekitar satu sampai dua hari langsung selesai,” ujarnya. Di bagian lain, Sekretaris Komisi C DPRD DIY, Agus Subagyo, juga meminta potensi pasir sebesar 1,2 juta meter kubik bisa dimaksimalkan untuk mencukupi kebutuhan pasir di DIY.

“Potensinya ada di daerah Minggir, itu harus dimaksimalkan,” katanya. Politikus Partai Golkar ini mengatakan, Komisi C juga akan mengawal supaya rekomendasi Pemda DIY tersebut bisa dilaksanakan. Tujuannya agar persoalan kelangkaan pasir dan batu di DIY bisa dipecahkan. “Kami akan mengawal supaya proses perizinan dan penambangan sesuai aturan,” ujarnya.

Ridwan anshori
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved