Sesekali Pembuang Sampah Sembarangan Diteriaki Biar Malu

Sabtu, 12 September 2015 - 10:38 WIB
Sesekali Pembuang Sampah...
Sesekali Pembuang Sampah Sembarangan Diteriaki Biar Malu
A A A
SEMARANG - Sampah masih menjadi persoalan kota-kota besar di Indonesia, termasuk Semarang. Ancaman hukuman bagi pembuang sampah sembarangan ternyata tak berpengaruh signifikan terhadap kebersihan kota.

Banyak warga yang tetap sesuka hati melemparkan barang-barang tak berguna ke jalanan atau ruang publik lainnya. Ingin memberikan contoh kepada masyarakatnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Penjabat (Pj) Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto kemarin ikut terjun dalam kegiatan kerja bakti terpadu yang dipusatkan di Lapangan Simpanglima Semarang.

Bersama seluruh elemen masyarakat seperti PNS, TNI, Polri, pelajar dan pedagang kaki lima, keduanya tak canggung masuk ke dalam bak sampah dan ikut bersih-bersih landmarkKota Semarang itu. Kerja bakti terpadu dilaksanakan serentak di 16 kecamatan yang ada di Kota Semarang. Kegiatan ini diharapkan menjadi kebiasaan rutin masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pinggiran.

Saat kerja bakti, Ganjar Pranowo mengajak semua pihak di Kota Semarang untuk berperilaku hidup bersih. Dia berharap masyarakat dapat bersama merawat kota dan peduli terhadap kebersihannya. “Kebersihan harus jadi tradisi dan kebiasaan yang tak hanya berhenti pada kegiatan ini,” katanya.

Soal masih banyaknya warga yang membuang sampah sembarangan, Ganjar punya solusi instans. Salah satunya dengan memberikan sanksi sosial kepada para pelanggarnya. “Sesekali boleh lah kita teriaki dan bikin malu orang yang tertangkap basah buang sampah sembarangan. Kalau dia malu, dia akan pungut sendiri sampah tersebut,” katanya.

Menurut Ganjar, kebersihan merupakan salah satu kunci kenyamanan dan kesehatan. Bahkan dengan bersihnya wajah Kota Semarang dinilai bisa menurunkan tensi politik menjelang Pilwakot pada 9 Desember 2015 mendatang. Ganjar juga mengajak semua masyarakat ikut membersihkan pusat-pusat keramaian seperti pasar, dan Banjirkanal Timur. “Kalau perlu kami akan ajak aktivis peduli kebersihan lingkungan dan pelajar setiap Jumat. Jadi sebelum pelajaran dimulai, semua bersih-bersih terlebih dahulu,” ujarnya.

Sementara Tavip Supriyanto mengapresiasi kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap pembangunan dan kebersihan di Kota Semarang. “Kita mulai di beberapa titik di seluruh kecamatan hari ini. Kita gerakkan bersama-sama dengan TNI, Polri, PNS, dan masyarakat bersama-sama membersihkan lingkungan,” katanya.

Ke depan gerakan ini akan diterapkan setiap Jumat di masing-masing lokasi agar virus kebersihan ini bisa menyalur sampai di RW/RT. Harapannya tumbuh kepedulian di masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. “Kebersihan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.

Untuk mendukung kerja bakti ini, Dinas PSDA-ESDM mengerahkan beckhoe untuk mengeruk sedimen pada saluran besar. Sedangkan dari Dinas Kebersihan juga mengerahkan truk pengangkut sampah.

M ABDUH
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
6 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
6 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
9 jam yang lalu
Infografis
Fasilitas Pengolahan...
Fasilitas Pengolahan Sampah RDF Rorotan Beroperasi Akhir 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved