Warga Muara Bungo-Surolangun Pilih Terbang Dari Lubuklinggau

Sabtu, 12 September 2015 - 10:34 WIB
Warga Muara Bungo-Surolangun...
Warga Muara Bungo-Surolangun Pilih Terbang Dari Lubuklinggau
A A A
LUBUKLINGGAU - Dampak penutupan Bandara Sultan Taha Jambi akibat kabut asap, membuat penumpang dari wilayah Muara Bungo dan Surolangun menuju ke Bandara Silampari, Lubuklinggau.

Warga Muara Bungo dan Su rolangun tersebut, tetap igin mengunakan transportasi udara dari daerah terdekat. Apa lagi, jarak antara Kabu pa - ten Sarolangun menuju kota Lubuklinggau lewat jalan da - rat, hanya memakan waktu sa - tu jam. Berbeda dengan jarak Sarolangun-Jambi, yang bisa menelan waktu empat jam le - wat jalan darat.

“Karena kabut asap, bandara di Jambi tutup dan saya pilih berangkat dari sini (Lubuklinggau) untuk tu - juan Jakarta,” ujar Taufik Hi da - yat, warga Sarolangun, Jambi, salah satu penumpang mas ka - pai Nam Air di Bandara Si lam - pari. District Manager maskapai Nam Air Lubuklinggau An - dres ki Herlambang, mem be - nar kan hal itu. Faktor ke pe - katan kabut asap beberapa pekan ini, memang me nye bab - kan bandara di Jambi sempat ditutup.

Kondisi itulah yang membuat sejumlah penum - pang dari Provinsi Jambi, yang wilayah berdekatan dengan Lubuklinggau, beralih ke Bandara Silampari. “Tidak te r - lalu banyak, mungkin hanya sekitar 5%. Mereka memilih terbang dari Lubuklinggau , ka - rena efek asap. Apalagi Su - rolangun, Bangko, Muaro Bu - ngo wilayahnya lebih dekat ke kita,” ungkapnya.

Menurut Andreski, ber - tam bahnya penumpang dari pro vinsi tetangga, belum ter - lalu berpengaruh pada pe ning - katan seat dari maskapai Nam Air. Karena dalam tiap hari, ha - nya ada dua kali penerbangan di Bandara Silampari. Bahkan, dampak dari kabut asap juga sepekan terakhir, membuat jadwal penerbangan mengalami delay.

Terpisah, Kepala Bandara Silampari Makmur Sitorus, membenarkan, bahwa dam - pak dari kabut asap yang te r - jadi diwilayah Sumatera khu - sus nya wilayah Jambi, mem - buat bandara di daerah tersebut untuk sementara waktu ditutup.

“Mungkin karena ka - but asap, warga Bangko dan Sarolangun yang ingin ke Jakarta datang kesini. Nanti akan kita survei yang pakai Bandara Silampari,” pungkasnya.

Hengky chandra agoes
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
5 menit yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
20 menit yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
23 menit yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
43 menit yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
46 menit yang lalu
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
2 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved