Pemindahan 3.180 Makam di Kampung Apung Belum Jelas

Sabtu, 12 September 2015 - 08:34 WIB
Pemindahan 3.180 Makam...
Pemindahan 3.180 Makam di Kampung Apung Belum Jelas
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat belum bisa memastikan, kapan 3.180 makam di Kampung Apung, Kapuk, Cengkareng, Jakbar itu direlokasi. Karena, hal itu masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Kalau untuk keputusan final kapan makam itu dipindahkan belum bisa kita pastikan. Karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait rencana trase jalan di Kampung Apung," kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Pemkot Jakarta Barat Christian di Jakarta, Jumat 11 September 2015.

Meski demikian, Christian mengaku, pihaknya sudah mengantongi anggaran eksekusi pemindahan ribuan makam itu. Dia juga mengaku, proses pemindahan makam itu harus hati-hati. Karena tidak hanya melibat dinas pemakaman. Diakuinya, sebelum makam diangkut, pengeringan genangan air nantinya dilakukan oleh Dinas Tata Air.

Hingga saat ini, Christian mengakui, pihaknya masih melakukan inventarisasi pendaftaran ahli waris makam. Data terakhir, kata dia, sudah sekitar 150 ahli waris makam yang mendaftar.

"Kami belum bisa pastikan pemindahannya tahun ini atau tahun depan. Proses pengeringannya saja paling tidak butuh waktu satu bulan. Tapi, bagaimanapun juga tetap kita dorong tahun ini, kita usahakan," katanya.

Menganggapi hal tersebut, Juhri (52), tokoh masyarakat Kampung Apung menyesalkan ketidakseriusan Pemkot yang terus berulang dan hanya memberi janji-janji. Bahkan menurut Juhri, rencana trase jalan itu, sudah terlontar sejak 30 tahun lalu.

"Dari tahun 1985, planning trase jalan tembus yang membelah kampung sudah kita dengar. Tapi, mana sampai sekarang juga cuma wacana, malah perijinan bangunan gudang semakin banyak di sini," kata Juhri.
(mhd)
Berita Terkait
Isolasi Apung untuk...
Isolasi Apung untuk Pasien Covid-19 Masih Perlu Banyak Pembenahan
Epidemiolog Beberkan...
Epidemiolog Beberkan Tempat Isolasi Ideal bagi Pasien Covid-19
Antrean Mobil Pasien...
Antrean Mobil Pasien Isolasi Apung KM Umsini di Makassar
RS Apung dr Lie Butuh...
RS Apung dr Lie Butuh Bantuanmu untuk Terus Berikan Layanan Medis Masyarakat RI
Berikan Layanan Kesehatan...
Berikan Layanan Kesehatan Gratis, RS Apung dr Lie Perlu Didukung
Ayo Dukung Semangat...
Ayo Dukung Semangat dr Lie di RS Apung untuk Berikan Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
1 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
2 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
2 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
2 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
2 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved