Pelantikan Jadi Tempat Ahok Semprot SKPD Ini
Sabtu, 12 September 2015 - 01:41 WIB
Pelantikan Jadi Tempat Ahok Semprot SKPD Ini
A
A
A
JAKARTA - Dalam pelantikan 255 pejabat Pemprov DKI Jakarta, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyemprot sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Karena, SKPD itu dinilai masih kurang kinerjanya.
"Kayak Dinas Tata Air ini masih menunda perbaikan alat berat, masa menunggu sampai bulan Desember nanti. Dinas Perindustrian dan Energi yang saya angkat kemarin belum mampu kasih ke saya nama bawahannya yang kurang bagus," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat 11 September 2015.
Sementara itu, Dinas Penataan Kota masih terlalu lamban dalam pembebasan Mass Rapid Transit (MRT) dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang juga tidak berani mengirimkan nama bawahan atau staf yang sudah tidak sejalan dengan dinas tersebut.
Ahok juga mengungkapkan, SKPD yang kinerja memuaskan seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
"Contoh dinas yang enggak pernah ribut-ribut itu Disnakertrans. Waktu diminta bikin pelatihan langsung dikerjakan, sekarang juga sudah ada rumus UMP melalui penghitungan KHL (Kebutuhan Hidup Layak)," katanya.
SKPD lain yang juga disebut adalah Dinas Kesehatan yang dipimpin oleh Koesmedi Priharto. Hampir semua permasalahannya bisa tertangani dengan baik, yakni mencapai 80%.
Selain Disnakertrans, Ahok juga puji Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Bencana serta Dinas Pendidikan. Karena dinilai memiliki kinerja yang baik.
PILIHAN:
Rombak 255 PNS, Ahok: Enggak Usah Terlalu Pintar Jadi Pejabat
"Kayak Dinas Tata Air ini masih menunda perbaikan alat berat, masa menunggu sampai bulan Desember nanti. Dinas Perindustrian dan Energi yang saya angkat kemarin belum mampu kasih ke saya nama bawahannya yang kurang bagus," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat 11 September 2015.
Sementara itu, Dinas Penataan Kota masih terlalu lamban dalam pembebasan Mass Rapid Transit (MRT) dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang juga tidak berani mengirimkan nama bawahan atau staf yang sudah tidak sejalan dengan dinas tersebut.
Ahok juga mengungkapkan, SKPD yang kinerja memuaskan seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
"Contoh dinas yang enggak pernah ribut-ribut itu Disnakertrans. Waktu diminta bikin pelatihan langsung dikerjakan, sekarang juga sudah ada rumus UMP melalui penghitungan KHL (Kebutuhan Hidup Layak)," katanya.
SKPD lain yang juga disebut adalah Dinas Kesehatan yang dipimpin oleh Koesmedi Priharto. Hampir semua permasalahannya bisa tertangani dengan baik, yakni mencapai 80%.
Selain Disnakertrans, Ahok juga puji Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Bencana serta Dinas Pendidikan. Karena dinilai memiliki kinerja yang baik.
PILIHAN:
Rombak 255 PNS, Ahok: Enggak Usah Terlalu Pintar Jadi Pejabat
(mhd)