Puluhan Warga Garut Keracunan Setelah Santap Bubur Sumsum

Rabu, 02 September 2015 - 15:03 WIB
Puluhan Warga Garut...
Puluhan Warga Garut Keracunan Setelah Santap Bubur Sumsum
A A A
GARUT - Puluhan warga dari dua desa Kecamatan Bayongbong, Garut, Jawa Barat, dilarikan ke puskesmas terdekat karena mengalami keracunan. Gejala seperti mual, sakit kepala, dan muntah dialami setelah mereka mengonsumsi jajanan pasar yang dijajakan pedagang.

Puluhan warga yang dibawa ke Puskesmas Bayongbong itu berasal dari sejumlah kampung di Desa Mekarsari dan Mulyasari. Hingga kini, sedikitnya jumlah warga yang datang untuk mendapat pertolongan medis sebanyak 30 orang.

Sebagian besar di antara merekamerupakan anak-anak dan wanita dewasa. Para korban keracunan mulai ramai berdatangan pada pukul 09.00 WIB.

"Jumlahnya sangat banyak. Ruang perawatan puskesmas kami tidak mampu menampung mereka semua. Jadi sebagian lagi dirawat di lorong puskesmas menggunakan tempat tidur darurat," kata Kepala Puskesmas Bayongbong Elan, Rabu (2/9/2015).

Dari keterangan para korban, tambah Elan, mereka mengalami gejala keracunan seusai menyantap jajanan pasar berupa bubur sumsum atau yang akrab disebut warga sebagai bubur lemu. Sampel makanan jenis ini telah diambil dari warga untuk dikirim ke laboratorium di Bandung untuk diperiksa.

"Hasil dari penelitian terhadap sampel itu baru akan keluar satu pekan mendatang. Bakteri penyebab keracunannya bisa diketahui nanti," ucapnya.

Sebagai penanganan medis, para korban diberi cairan infus untuk mengganti cairan yang hilang dan obat. Rata-rata korban mengalami dehidrasi.

Sementara itu, Nunung (37), ibu salah satu korban keracunan, membenarkan gejala keracunan yang dialami anaknya muncul setelah mengonsumsi bubur sumsum. Jajanan pasar itu dia beli pada Selasa (1/9/2015) sore.

"Saya membelinya dari penjual yang biasa berdagang. Sudah langganan, jadi tidak berpikir apa-apa. Setelah dimakan anak, pada malam harinya anak mengeluh sakit. Saya kira cuma sakit perut biasa. Tapi berlangsung sampai pagi," tuturnya.

Dia pun baru mengetahui apa yang menimpa pada anaknya dari tetangganya. Rupanya tetangganya yang mengonsumsi bubur sumsum juga mengalami hal yang sama.

"Setelah tahu begitu, langsung saya bawa anak ke puskesmas dengan diantar suami."
(zik)
Berita Terkait
SPPG Wajib Kantongi...
SPPG Wajib Kantongi Sertifikat Higienis Usai Kasus Keracunan MBG
Santap Nasi Kotak Saat...
Santap Nasi Kotak Saat Acara Tausiah, 90 Orang Masuk Rumah Sakit dan 1 Tewas
83 Warga Keracunan Usai...
83 Warga Keracunan Usai Hadiri Hajatan di Sukabumi
1 Tewas dan Belasan...
1 Tewas dan Belasan Lainnya Dirawat di Puskesmas Akibat Keracunan Makanan di Ciamis
Puluhan Warga Gunungkidul...
Puluhan Warga Gunungkidul Keracunan Makanan, 1 Meninggal Dunia
43 Santri di Gunung...
43 Santri di Gunung Putri Diduga Keracunan Nasi Kotak
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
30 menit yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
5 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
5 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
5 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
5 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
6 jam yang lalu
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved