Jalur Pedestrian Pasar Gede Harus Steril

Selasa, 01 September 2015 - 10:19 WIB
Jalur Pedestrian Pasar...
Jalur Pedestrian Pasar Gede Harus Steril
A A A
SOLO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo meminta Pemkot segera mensterilkan pedestrian di kawasan Pasar Gede. Pasalnya, jalur pejalan kaki tersebut saat ini beralihfungsi menjadi lapak pedagang kaki lima (PKL).

Ketua Komisi II DPRD Solo YF Sukasno mengatakan, keberadaan PKL di jalur pejalan kaki menjadi catatan legislator ditengah upaya penataan kawasan Pasar Gede. Menurutnya, banyak pedagang yang memilih menggelarbarangdipedestrianyangnotabene untuk pejalan kaki.

Menurutnya, hal tersebut jelas melanggar aturan karena merampas hak pejalan kaki. Karena itu, dia meminta Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) dan Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) serta Satpol-PP agar pedestrian di sekeliling Pasar Gede steril dari barang pedagang. “Kalau proyek ini (penataan kawasan Pasar Gede) sudah jadi, kami minta Pemkot segera melakukan penertiban agar pedestrian bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” ungkapnya, kemarin.

Sukasno menyatakan, penertiban tersebut harus dilakukan agar pengunjung pasar maupun warga bisa menikmati pedestrian dengan nyaman dan leluasa. Dia mengaku yakin Pemkot Solo bisa konsisten menjaga kondisi Pasar Gede tetap terawat dan tertata dengan baik. Apabila ditambah dengan pemasangan lampu penerangan, pasar yang masuk kategori heritage ini diyakini dapat lebih menggeliatkan ekonomi rakyat, terutama saat malam hari.

Disinggung mengenai pengerjaan proyek penataan kawasan Pasar Gede yang menelan dana Rp4,7 miliar, sejauh ini pihaknya belum menemukan persoalan yang berarti. Dirinya yakin target perampungan awal Desember mendatang, bisa terkejar. “Terlebih tidak ada pengerjaan fisik yang berhubungan dengan fondasi,” terangnya. Proyek penataan Pasar Gede meliputi pelebaran saluran drainase, pengerjaan pedestrian, vegetasi, dan pemasangan street furniture.

Terpisah, Kepala DTRK Pemkot Solo Agus Djoko Witiarso mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan DPP terkait pengelolaan area pedestrian setelah penataan selesai. Sebab pengelolaan pasar merupakan kewenangan DPP. “Yang jelas, kami akan sampaikan agar DPP sebagai instansi yang berwenang menjaga kawasan yang sudah ditata tetap bersih dan tidak berubah fungsi,” terang Agus Djoko.

Pihaknya berharap penataan dapat membuat Pasar Gede sebagai destinasi wisata di Kota Solo menjadi lebih indah sehingga menarik dikunjungi.

Ary wahyu wibowo
(ars)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved