Picu Macet, PKL Kokrosono Dibiarkan

Minggu, 30 Agustus 2015 - 12:21 WIB
Picu Macet, PKL Kokrosono...
Picu Macet, PKL Kokrosono Dibiarkan
A A A
SEMARANG - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan Kokrosono Kota Semarang hingga kini masih eksis meski kerap mendapat protes masyarakat karena menyebabkan kumuh dan kemacetan.

sepanjang jalan masih berjajar para pedagang menjajakan dagangannya. Anehnya, kondisi ini seolah dibiarkan Satpol PP Kota Semarang sebagai petugas penegakan peraturan daerah (perda). Meski kerap mendatangi lokasi itu, tapi mereka sama sekali tidak melakukan penertiban. Seperti kemarin, rombongan petugas Satpol PP Kota Semarang mendatangi para pedagang di Kokrosono menggunakan satu buah mobil truk.

Namun sesampainya di sana, mereka hanya berdiri santai sambil berbincang dengan para pedagang. Selain itu, para pedagang juga tak terlihat ketakutan seperti PKL lain saat petugas Satpol PP datang. Mereka dengan santai duduk sambil melayani pembeli tanpa sibuk berlari untuk menyelamatkan dagangannya.

“Itu sudah biasa petugas datang ke sini. Tapi tidak pernah melakukan penertiban,” kata salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya. Senada dikatakan Khoiriyah, 28, salah satu warga yang tinggal di Kokrosono. Menurutnya, selama ini petugas Satpol PP memang sering datang ke lokasi itu tapi tidak pernah melakukan penertiban.

“Padahal pedagang-pedagang ini sudah membuat kami tidak nyaman. Seringkali akibat adanya aktivitas PKL jalanan ini jadi macet karena parkir di bahu jalan,” tuturnya. Khoiriyah berharap Pemkot Semarang menegur petugas Satpol PP. Mereka diminta berani menertibkan PKL Kokrosono Semarang.

“Dulu itu pernah Satpol melakukan penertiban, tapi karena dibiarkan ini kembali lagi. Kami meminta Pemkot Semarang tegas dengan memerintahkan Satpol PP melakukan penertiban agar wilayah ini menjadi nyaman,” katanya. Di lain sisi, petugas Satpol PP Kota Semarang saat ditanya mengaku tidak sedang dalam tugas melakukan penertiban.

Kedatangan mereka hanya melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar tidak berjualan di jalan. “Kami hanya sosialisasi,” kata seorang petugas.

Andika prabowo
(bbg)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
1 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
1 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
2 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
3 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Klaim AS Hendak Bunuh...
Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved