Medan Plaza Tak Penuhi Standar

Kamis, 27 Agustus 2015 - 08:54 WIB
Medan Plaza Tak Penuhi...
Medan Plaza Tak Penuhi Standar
A A A
MEDAN - Polresta Medan terus mendalami kasus terbakarnya gedung Medan Plaza. Dari hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik, disimpulkan bahwa gedung Medan Plaza tidak memenuhi standar keamanan.

Misalnya kurangnya hydrant , tidak adanya sprinkler (alat pemancar kebakaran), tangga darurat dan konstruksi bangunan yang tidak layak. Selain itu juga dianggap tidak memenuhi persyaratan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Seharusnya pada 2012 lalu pemilik gedung memperbaharui bangunan tersebut karena sudah empat kali mengalami kebakaran.

“Memang ada beberapa persyaratan yang tidak dipenuhi pemilik atau pengelola gedung. Beberapa fasilitas yang seharusnya terpenuhi ini belum terpenuhi,” ujar Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono, kemarin. Soal pemeriksaan sejumlah saksi, Aldi menyebutkan sampai saat ini masih memeriksa delapan orang saksi, di antaranya petugas keamanan gedung.

Namun, untuk pengelola ataupun pemilik gedung saat ini belum dimintai keterangannya terkait terbakarnya gedung Medan Plaza pada Sabtu (22/8) dini hari tersebut. “Hingga saat ini baru delapan orang kami mintai keterangannya. Kedelapan orang itu termasuk petugas sekuriti dan pedagang.

Untuk saat ini pemilik ataupun pengelola gedung belum dimintai keterangannya karena beberapa alasan. Tapi yang jelas pengelola dan pemilik gedung akan diperiksa,” ujar Kompol Aldi. Sementara Kasubdit Fisika Komputer Forensik Cabang Medan Bareskrim Mabes Polri, AKBP J Hutabarat, sempat kesulitan masuk ke dalam gedung karena pihak manajemen tidak kunjung datang.

Saat hendak masuk, petugas meminta alat penerangan, tetapi pihak manajemen hanya menyediakan lampu TL (petromaks). Petugas pun berang lantaran lampu yang diberikan kurang mumpuni untuk menerangi kondisi gedung yang gelap gulita. “Padahal sudah kami bilang dari kemarin (hari kedua olah TKP) untuk membantu menyediakan segala fasilitas seperti lampu sorot. Tetapi mereka hanya menyediakan lampu TL.

Selain itu, seng yang harusnya sudah dibuka, mereka tidak buka dan kami sendiri yang buka. Kemudian, menghadirkan saksi-saksi, mereka juga tak mengerjakannya,” ungkap AKBP J Hutabarat. Merasa disepelekan pihak manajemen, petugas labfor pun meninggalkan lokasi sambil menunggu ketersediaan fasilitas penerangan tersebut. Pihak manajemen yang mengetahui petugas labfor pergi langsung panik.

Mereka kemudian langsung berusaha melengkapi kebutuhan tim labfor. Dari hasil penyelidikan, J Hutabarat memastikan kebakaran yang menghanguskan gedung mal tertua di Kota Medan berasal dari lantai satu. “Namun, untuk sumbernya belum bisa dipastikan apakah itu dari hubungan arus pendek atau tabung gas yang meledak,” ungkap Hutabarat. Menurutnya, untuk memastikan asal api tersebut, harus menunggu hasil penyelidikan lebih mendalam.

“Kondisi gedung memang masih layak untuk masuk ke dalam, belum ada kemiringan konstruksi bangunan. Jadi, secepatnya kami selidiki asal-muasal api,” ujarnya. Selain akan memeriksa pemilik gedung, polisi juga akan meminta keterangan dari ahli konstruksi dalam melakukan penyelidikan. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf, mengatakan, keterangan dari ahli konstruksi itu sangat dibutuhkan untuk mendukung kelancaran penyelidikan terhadap peristiwa kebakaran tersebut.

Tidak tertutup kemungkinan bangunan pusat perbelanjaan tertua di Kota Medan itu rapuh dan mudah roboh karena mengalami kebakaran tersebut. Pihaknya tidak ingin petugas Labfor Polri yang menyelidiki kebakaran tersebut justru menjadi korban dari kondisi fisik bangunan.

Dody Ferdiansyah/Ant
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
1 jam yang lalu
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
2 jam yang lalu
Semarak Nobar Spanyol...
Semarak Nobar Spanyol vs Argentina di Senayan Park
2 jam yang lalu
Ribuan Warga Mulai Padati...
Ribuan Warga Mulai Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng
2 jam yang lalu
Jambret Bercelurit Ditangkap...
Jambret Bercelurit Ditangkap Petugas Dishub di CFD Rasuna Said, 1 Pelaku Kabur
4 jam yang lalu
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
5 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved