30 Hari Tak Ada Hujan, Manado Siaga Kekeringan
Selasa, 25 Agustus 2015 - 10:51 WIB
30 Hari Tak Ada Hujan, Manado Siaga Kekeringan
A
A
A
MANADO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado menetapkan Kota Manado dalam status siaga bencana kekeringan.
"Saat ini Manado masih berstatus siaga bencana kekeringan, sesuai survei yang dilakukan di sejumlah kelurahan di Kota Manado akibat musim kemarau panjang," ujar Kepala BPBD Manado Maximilianus Tatahede, Selasa (25/8/2015).
Meski demikian, status siaga tersebut berpeluang menjadi siaga darurat bencana kekeringan pada September 2015.
Dia beralasan, informasi yang diberikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, Elnino akan menguat pada September-Desember nanti.
"Kemarau panjang maupun kekeringan sangat dipengaruhi oleh Elnino, dan Elnino diprediksi akan menguat di bulan September hingga Desember," jelas Tatahede.
Dia menambahkan, perubahan status bisa dilakukan jika dampak kekeringan sudah semakin meluas. Jika semakin parah lagi, status tersebut akan menjadi darurat bencana kekeringan.
Dia mengaku, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado saat ini sudah melakukan sejumlah langkah awal mengantisipasi kekeringan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan, agar bisa terus mendapatkan informasi terupdate dan kebutuhan-kebutuhan dalam rangka antisipasi,” ungkapnya.
Dia mengaku, pihaknya terus berkoordinasi dengan PDAM untuk mengambil langkah-langkah mengantisipasi kekurangan air bersih. Apalagi, sudah 30 hari Kota Manado tidak ada hujan.
"Saat ini Manado masih berstatus siaga bencana kekeringan, sesuai survei yang dilakukan di sejumlah kelurahan di Kota Manado akibat musim kemarau panjang," ujar Kepala BPBD Manado Maximilianus Tatahede, Selasa (25/8/2015).
Meski demikian, status siaga tersebut berpeluang menjadi siaga darurat bencana kekeringan pada September 2015.
Dia beralasan, informasi yang diberikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, Elnino akan menguat pada September-Desember nanti.
"Kemarau panjang maupun kekeringan sangat dipengaruhi oleh Elnino, dan Elnino diprediksi akan menguat di bulan September hingga Desember," jelas Tatahede.
Dia menambahkan, perubahan status bisa dilakukan jika dampak kekeringan sudah semakin meluas. Jika semakin parah lagi, status tersebut akan menjadi darurat bencana kekeringan.
Dia mengaku, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado saat ini sudah melakukan sejumlah langkah awal mengantisipasi kekeringan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan, agar bisa terus mendapatkan informasi terupdate dan kebutuhan-kebutuhan dalam rangka antisipasi,” ungkapnya.
Dia mengaku, pihaknya terus berkoordinasi dengan PDAM untuk mengambil langkah-langkah mengantisipasi kekurangan air bersih. Apalagi, sudah 30 hari Kota Manado tidak ada hujan.
(san)