DPRD Nilai Sikap Aparat di Kampung Pulo seperti Barbar
Jum'at, 21 Agustus 2015 - 18:13 WIB
DPRD Nilai Sikap Aparat di Kampung Pulo seperti Barbar
A
A
A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta menilai aksi aparat keamanan saat menggusur rumah warga di Kampung Pulo, Jakarta Timur, seperti kaum barbar. Aparat keamanan seharusnya tidak melakukan kekerasan terhadap warganya sendiri.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menyayangkan, sikap aparat di lapangan yang tidak memberikan standar pada pembenahan Kampung Pulo. "Saya nonton di televisi udah kayak barbar saja. Harusnya bisa dong dilakukan pendekatan manusia jangan seperti ini," ungkap Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2015).
Taufik menuturkan, penggusuran yang dilakukan Kamis 20 Agustus 2015 kemarin, seharusnya tidak terjadi pertempuran hingga berdarah atau luka-luka. Taufik melanjutkan, seharusnya Pemprov DKI bisa menghargai hak kepemilikan atau sertifikat yang dimiliki oleh sebagian warga Kampung Pulo.
"Ya harus dihargailah kepemilikan mereka jika ada sertifikat, sebaiknya diganti," tuturnya.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menyayangkan, sikap aparat di lapangan yang tidak memberikan standar pada pembenahan Kampung Pulo. "Saya nonton di televisi udah kayak barbar saja. Harusnya bisa dong dilakukan pendekatan manusia jangan seperti ini," ungkap Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2015).
Taufik menuturkan, penggusuran yang dilakukan Kamis 20 Agustus 2015 kemarin, seharusnya tidak terjadi pertempuran hingga berdarah atau luka-luka. Taufik melanjutkan, seharusnya Pemprov DKI bisa menghargai hak kepemilikan atau sertifikat yang dimiliki oleh sebagian warga Kampung Pulo.
"Ya harus dihargailah kepemilikan mereka jika ada sertifikat, sebaiknya diganti," tuturnya.
(whb)