Dua Tersangka Korupsi Tak Ditahan

Kamis, 20 Agustus 2015 - 09:07 WIB
Dua Tersangka Korupsi...
Dua Tersangka Korupsi Tak Ditahan
A A A
SUBANG - Dua tersangka kasus dugaan korupsi yang berbeda di Kabupaten Subang, antara lain proyek mangrove senilai Rp750 juta, dan proyek Sirkuit Gery Mang senilai Rp1823 mi liar, tak ditahan usai keduanya menyetor uang jaminan pengganti kerugian negara Rp1,127 miliar.

Kedua tersangka, masingma sing Agus Pramanto (kontraktor) dalam kasus dugaan korupsi proyek penanaman mangrove di Dinas Hutbun 2013 dan Su dalam perkara dugaan korupsi proyek Sirkuit Gery Mang di Dinas Tarkimsih pada 2014. “Iya, keduanya belum ditahan,”kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Subang Anang Suhartono, didampingi Kepala Seksi Intelijen Chokky M Hutapea kepada KORAN SINDO kemarin.

Tersangka AP menyetor jaminan pengganti sebesar Rp500 juta dan Su menyetor sebesar Rp627 juta. Anang buruburu menegaskan, penyetoran uang jaminan bukan berarti kedua nya ‘bebas’ dari proses hukum, atau tidak jadi ditahan. Uang jaminan itu, sebut Anang, merupakan itikad baik dari para tersangka, yang nantinya bisa menjadi pertimbangan untuk meringankan tuntutan hukum.

“Uang itu bukan jaminan untuk tidak ditahan, apalagi bebas dari hukuman. Tapi untuk mengganti kerugian negara. Dengan menyerahkan jaminan pengganti, menunjukkan tersangka ini punya itikad baik, dan hal ini pasti kami pertimbangkan di dalam proses penuntutan,”kilahnya.

Besarnya uang jaminan didasarkan atas perhitungan penyidik mengenai estimasi (hitungan sementara) dugaan kerugian negara dalam kedua kasus tersebut. Pada kasus mangrove, dugaan kerugian ditaksir Rp500 juta. Sedangkan di kasus Sirkuit Gery Mang, kerugian diestimasi Rp600 jutaan. Khusus kasus sirkuit, estimasi kerugian diperkuat prediksi ahli dari Polban Bandung.

Anang menegaskan, penyitaan uang jaminan dari para tersangka sebagai pengganti kerugian, merupakan fokus penegak kan hukum. “Penegakkan hukum dalam penanganan perkara korupsi bukan semata bertujuan memenjarakan sebanyak-banyaknya orang, tapi lebih kepada menyelamatkan kerugian negara,”pungkasnya.

Diketahui, dalam kasus dugaan korupsi mangrove, kejaksaan sudah menetapkan tiga tersangka, yakni Muhamad Jaeni (kontraktor), Ading Suherman (Kadis Hutbun), dan Agus Pramanto.

Usep husaeni
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
1 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
2 jam yang lalu
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
3 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
5 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
5 jam yang lalu
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved