Tewas Saat Bermain, Bekasi Dinilai Kurang Ruang Terbuka Anak

Rabu, 19 Agustus 2015 - 02:40 WIB
Tewas Saat Bermain,...
Tewas Saat Bermain, Bekasi Dinilai Kurang Ruang Terbuka Anak
A A A
BEKASI - Kurang dari sepekan, kasus kematian anak-anak terjadi di Kota Bekasi saat sedang bermain. Kasus pertama saat tiga anak bermain tanam paku di perlitasan Jalur Kereta Api Underpass Pasar Baru, RT1/1, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, dan dua orang hilang terseret arus Kalimalang di Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengatakan, ada dua penyebab yang mengakibatkan kecelakaan tersebut. Pertama, anak-anak kurang difasilitasi ruang bermain anak.

"Penyebab pertama, ruang terbuka untuk memfasilitasi anak atau hak bermain anak terbatas. Karena itu bikin anak main di rel kereta api dan dan danau yang bukan untuk sarana bermain. Negara tidak memfasilitasi anak untuk bermain,” kata Arist saat dihubungi Sindonews, Selasa 18 Agustus 2015.

Arist menjelaskan, jika memang fasilitasnya sudah ada, kecil kemungkinan anak untuk bermain di tempat yang bukan semestinya. Sarana bermain pun juga harus betul dirancang sesuai kebutuhan anak dan biasanya menyatu dengan ruang terbuka hijau. Jika hal tersebut diperhatikan, maka tumbuh kembang anak akan menjadi maksimal.

Faktor kedua penyebab kecelakaan anak saat bermain, lanjut Arist, yakni pengawasan dari orangtua yang masih minim. "Kelalaian orangtua mengawasai anak saat bermain juga menjadi penyebabnya. Yang jelas ini terjadi pelanggaran hak atas bermain terhadap anak," tambahnya.

Seperti diketahui, kasus tersambarnya tiga anak itu terjadi setelah sebelumnya mereka bermain tanam paku di atas rel dan sempat melakukan foto selfie dengan kamera handphone.

PILIHAN:

Main Tanam Paku di Rel, 3 Bocah Tewas Diserempet Kereta


Dua Warga Bekasi Hilang Terseret Arus Sungai Kalimalang
(mhd)
Berita Terkait
Meski Kasus Kekerasan...
Meski Kasus Kekerasan Capai 76, Kota Bekasi Dapat Predikat Nindya Layak Anak
Pemkot Parepare Incar...
Pemkot Parepare Incar Predikat Nindya Kota Layak Anak
Rekomendasi Taman Kota...
Rekomendasi Taman Kota yang Wajib Dikunjungi di Bekasi, Nomor 5 Ada Hewan Rusa
Wali Kota Minta Semua...
Wali Kota Minta Semua Pihak Terlibat Wujudkan Palopo sebagai Kota Layak Anak
Predikat KLA Makassar...
Predikat KLA Makassar Berhasil Naik Kelas ke Nindya
Kota Parepare Jadi Tujuan...
Kota Parepare Jadi Tujuan Studi Kota Layak Anak di Sulsel
Berita Terkini
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
1 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
2 jam yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
2 jam yang lalu
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
4 jam yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
15 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved