Buang Bayi, Sepasang Mahasiswa Keperawatan Ditangkap

Kamis, 13 Agustus 2015 - 20:07 WIB
Buang Bayi, Sepasang...
Buang Bayi, Sepasang Mahasiswa Keperawatan Ditangkap
A A A
SEMARANG - Sepasang kekasih mahasiswa dan mahasiswi keperawatan di Kota Semarang Rahmat Hidayat (19) dan Elisabeth Purwaningsih (20) ditangkap polisi, karena membuang bayi hasil hubungan gelap di pelataran Rumah Sakit Telogorejo Semarang.

Bayi yang masih prematur itu dimasukkan dalam kardus minyak goreng dan dibuang pada Kamis dinihari (13/8/2015).

Kepala Unit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Tri Agung mengatakan, aksi sepasang kekasih yang masih kuliah semester IV di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Elisabeth Semarang ini akhirnya bisa diungkap polisi.

Modusnya, kata Iptu Tri, Rahmat berpura-pura menemukan bayi disamping mini market Kompleks RS Telogorejo Kota Semarang.

Dia lantas melapor ke sekuriti setempat bernama Sutrisno. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke polisi. Setelah diselidiki lebih jauh, akhirnya terungkap Rahmat mengarang cerita tersebut.

"Keterangannya bahkan sempat berubah. Dia mengaku malam itu dipepet seorang pengendara motor Honda Vario, dan dipaksa menerima kardus yang berisi bayi, " kata Kanit.

Rahmat akhirnya digelandang ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang.

Saat diperiksa Rahmat pun bercerita, kekasihnya, yakni Elisabeth, baru saja melahirkan paksa bayi itu di kosnya di Kagok Dalam.

Untuk bisa melahirkan paksa, Rahmat membeli obat seharga Rp1,5 juta di seorang penjual di Solo.

Dia sebelumnya mencari obat itu di internet hingga akhirnya bertemulah di Solo dengan penjualnya.

Dia mengakui, sejak kekasihnya hamil, mereka berdua terus mencari cara untuk melahirkan paksa.

Kepala Unit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Tri Agung, menyebut bayi itu saat ini dalam kondisi kritis, dirawat di ICU RS Telogorejo Semarang.

“Saat kami rekonstruksi, banyak kejanggalan dari keterangannya. Saat digeledah kamar kosnya (di Kagok), masih ada sisa – sisa bekas melahirkan,” ungkapnya.

Tri menyebut, perkara ini kemudian dilimpahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Semarang. Hal ini dibenarkan Wakil Kepala Sat Reskrim Polrestabes Semarang, Kompol Sukiyono.

Barang bukti yang diamankan polisi yaitu sebuah kardus minyak goreng berisi sebuah handuk warna krim, sebuah sarung motif warna cokelat dan plasenta alias ari – ari.
(sms)
Berita Terkait
Bayi Baru Lahir Ditemukan...
Bayi Baru Lahir Ditemukan Warga, Diduga Hasil Hubungan Gelap
Warga Mamajang Digegerkan...
Warga Mamajang Digegerkan dengan Temuan Orok di Pekarangan Rumah
Geger, Jasad Bayi Tanpa...
Geger, Jasad Bayi Tanpa Tangan Dibawa dan Digigit Anjing
Bayi Perempuan Ini Ditemukan...
Bayi Perempuan Ini Ditemukan Dekat Tempat Penyimpanan Kayu Bakar
Ini Sosok Ibu Pembuang...
Ini Sosok Ibu Pembuang Bayi di Tempat Sampah yang Diamankan Polisi
Bayi Tewas di Aliran...
Bayi Tewas di Aliran Sungai Kawasan Industri Pulogadung Ternyata Korban Pembunuhan
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
24 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
37 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
52 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
Mahasiswi ITB Ditangkap...
Mahasiswi ITB Ditangkap Gara-gara Meme Prabowo dan Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved