Tiga Hari Kritis, Korban Pemaculan di Yogya Meninggal
Senin, 10 Agustus 2015 - 19:56 WIB
Tiga Hari Kritis, Korban Pemaculan di Yogya Meninggal
A
A
A
YOGYAKARTA - Setelah menjalani masa kritis selama tiga hari, pengendara motor yang dicangkul akhirnya meninggal dunia. Korban M Firza Ardiansyah Ramadhan (20) menghembuskan nafas terakhir di RS Bethesda Yogyakarta, siang tadi.
"Korban sempat membaik, tapi kemudian kondisinya drop dan akhirnya meninggal dunia," kata sumber wartawan yang minta namanya dirahasiakan, Senin (10/8/201).
Saat ini, kata dia, korban sudah dibawa ke rumah duka di Jalan Perkutut, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman. Rencananya, korban akan dikebumikan di Salakan, Potorono, Banguntapan, Bantul.
Sebagaimana diketahui, korban bersama temannya melintas di Jalan Timoho, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, pada Jumat 7 Agustus 2015 malam. Tiba-tiba, korban dicangkul hingga terjatuh.
"Setelah mencangkul korban, pelaku kabur berlari ke selatan menuju kampus, cangkul dan motor ditinggal," kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Heru Muslimin, saat dihubungi terpisah.
"Korban sempat membaik, tapi kemudian kondisinya drop dan akhirnya meninggal dunia," kata sumber wartawan yang minta namanya dirahasiakan, Senin (10/8/201).
Saat ini, kata dia, korban sudah dibawa ke rumah duka di Jalan Perkutut, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman. Rencananya, korban akan dikebumikan di Salakan, Potorono, Banguntapan, Bantul.
Sebagaimana diketahui, korban bersama temannya melintas di Jalan Timoho, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, pada Jumat 7 Agustus 2015 malam. Tiba-tiba, korban dicangkul hingga terjatuh.
"Setelah mencangkul korban, pelaku kabur berlari ke selatan menuju kampus, cangkul dan motor ditinggal," kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Heru Muslimin, saat dihubungi terpisah.
(san)