Miris, Usai MOS 80 Siswa SMK di Blitar Dikeluarkan

Kamis, 06 Agustus 2015 - 08:00 WIB
Miris, Usai MOS 80 Siswa...
Miris, Usai MOS 80 Siswa SMK di Blitar Dikeluarkan
A A A
BLITAR - Sebanyak 80 siswa baru SMK Negeri 01 Udanawu Kabupaten Blitar dikeluarkan secara sepihak oleh sekolah.

Padahal para siswa telah mengikuti kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Ospek. Nama mereka juga tercantum dalam daftar pengumuman siswa baru tahun 2015 yang diterima.

"Sebanyak 21 siswa dikeluarkan usai MOS hari pertama. Selebihnya dikeluarkan hari kedua " ujar Koordinator LSM Poros Pendidikan, Abdul Kholik yang menjadi juru bicara wali murid, Rabu 5 Agustus 2015

MOS siswa baru berlangsung 27-29 Juli 2015 dan diikuti sekitar 650 siswa baru. Karena merasa bagian dari siswa yang diterima, 80 siswa juga ikut seperti lainya.

Usai kegiatan hari pertama mereka dipanggil ketua panitia penerimaan siswa baru (PSB). Secara lisan dikatakan mulai hari selanjutnya tidak perlu masuk sekolah lagi.

Menurut Kholik tidak sedikit siswa yang menangis histeris mendengar keputusan itu. Terutama para siswa yang terlanjur kena hukuman penggundulan rambut selama kegiatan MOS.

"Banyak yang menangis histeris sesampai di rumah. Bahkan ada yang mogok tidak mau masuk sekolah lain, " terangnya.

Kholik mengaku sudah tiga kali mendatangi Ketua PSB Mujiono yang juga menjabat Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

Jawaban Mujiono, kata Kholik para siswa tidak mampu menunjukkan bukti fisik bahwa mereka telah terdaftar sebagai siswa SMKN 01 Udanawu.

Padahal saat registrasi ulang dengan biaya Rp2 juta per siswa, para wali murid sudah menyiapkan dana. "Namun saat itu pihak sekolah mengatakan registrasi belakangan saja. Yang penting ikut MOS dulu, "terangnya.

Ada dugaan sekolah telah melakukan permainan jual beli bangku. Diduga ada sejumlah siswa "siluman" yang memang disiapkan menggeser keberadaan siswa yang lebih dulu diterima.

Kholik meminta dinas pendidikan dan legislatif turun tangan mengatasi persoalan ini. Sebab apa yang dilakukan SMKN 01 Udanawu bentuk arogansi dunia pendidikan.

"Kami juga telah mengadukan masalah ini ke legislatif. Kami berharap masalah ini diusut tuntas, " tegasnya.

Sementara secara terpisah Kepala Sekolah SMKN 01 Udanawu Hartoyo mengatakan pihaknya sudah menjalankan prosedur pendidikan sesuai aturan.

Para siswa baru yang dikeluarkan itu karena tidak melakukan registrasi ulang. Jumlah mereka, kata Hartoyo 40 siswa, bukan 80 siswa. "Mereka tidak kunjung daftar ulang hingga batas waktu yang ditentukan, "ujarnya.

Mengenai kehadiran para siswa di acara MOS, kata Hartoyo adalah inisiatif yang bersangkutan.

Sekolah tidak pernah meminta para siswa yang dikeluarkan untuk mengikuti kegiatan yang diselenggarakan. "Itu iniasitif siswa sendiri. Bukan kemauan sekolah, " sebutnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Totok Subihandono justru mengaku belum mendengar permasalahan itu.

Karenanya ia berjanji segera meminta keterangan pihak sekolah. "Saya belum dengar soal itu. Kita akan klarifikasi ke sekolah, " ujarnya singkat.
(nag)
Berita Terkait
Pelajar dan Mahasiswa...
Pelajar dan Mahasiswa Gelar Aksi Peringati Hari Pelajar International
Terpanggil, Puluhan...
Terpanggil, Puluhan Pelajar dan Mahasiswa Deklarasi Gerakan Kebangsaan
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
Viral! Aksi Heroik Emak-emak...
Viral! Aksi Heroik Emak-emak Selamatkan Pelajar dari Amuk Massa di Muna
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
KPAI: 171 Pelajar diamankan...
KPAI: 171 Pelajar diamankan Polisi Terkait Aksi 2010
Berita Terkini
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
14 menit yang lalu
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
1 jam yang lalu
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
1 jam yang lalu
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
1 jam yang lalu
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
2 jam yang lalu
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved