KPAI: 171 Pelajar diamankan Polisi Terkait Aksi 2010

Rabu, 21 Oktober 2020 - 11:32 WIB
loading...
KPAI: 171 Pelajar diamankan...
KPAI menyatakan, sebanyak 171 pelajar diamankan petugas kepolisian terkait aksi unjuk rasa pada 20 Oktober 2020 kemarin.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan, sebanyak 171 pelajar diamankan petugas kepolisian terkait aksi unjuk rasa pada 20 Oktober 2020 kemarin. Ratusan anak-anak ini diamankan di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi.

Komisioner KPAI Divisi Wasmonev, Jasra Putra mengatakan, masih banyak anak-anak di bawah umur yang terlibat demo pada Selasa 20 Oktober 2020 kemarin. Mereka rata-rata berasal dari kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi.

“Hasil koordinasi dengan Kompol Ema Rahmawati Kanit PPA Mabes Polri menyampaikan via WhatsAap sebanyak 171 pelajar diamankan oleh Polda Metro Jaya dan anak-anak sedang menjalani proses pendataan yang akan diupdate hasilnya nanti,” kata Jasra kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Terkait jalannya aksi, Jasra menilai situasi lapangan kondusif, sebagian peserta aksi anak-anak dan orang dewasa sudah menuju pulang. (Baca: Dikira Akan Ditangkap Polisi, Pelajar STM Kocar-Kacir di Jalan Medan Merdeka Selatan)

“KPAI mengapresiasi pada pihak Polri-TNI, dan keamanan lainnya, serta masa mahasiswa, buruh yang bisa menjaga aksi berjalan secara damai, sehingga masa anak yang hadir setidaknya dapat terlindungi dari situasi yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Terkait anak-anak yang sedang diamankan oleh Polda Metro Jaya KPAI meminta agar dalam proses identifikasi atau dilanjutkan secara hukum, harus memenuhi perlindungan khusus anak sesuai dengan UU Perlindungan Anak No 35/2014 jo Undang-Undang No 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

“Kemudian dalam proses penanganan diupayakan penahanan anak adalah upaya terakhir, pemulangan kepada orang tua adalah upaya yang prioritas. Oleh sebab itu anak-anak yang diamankan harus segra dilakukan pemberitahuan kepada orang tua anak, atau orang tua yang merasa kehilangan anaknya dan belum pulang kerumah, diduga mengikuti aksi demonstrasi hari ini diminta mendatangi Polda Metro Jaya untuk mencari informasi kemungkinan anak diamankan saat aksi di Jakarta,” ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas dan Politeknik...
MNC Sekuritas dan Politeknik Negeri Jakarta Bekali Keterampilan Mengelola Keuangan untuk Pelajar SMA YPHB Bogor
KPAI Ungkap Perkembangan...
KPAI Ungkap Perkembangan Laporan Ruben Onsu dan Sarwendah, Tunggu Hasil Pengadilan
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Rekomendasi
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved