Personel Kodim Dites Urine

Rabu, 05 Agustus 2015 - 09:11 WIB
Personel Kodim Dites...
Personel Kodim Dites Urine
A A A
SUKOHARJO - Maraknya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) direspons Kodim 0726 Sukoharjo dengan menggelar tes urine mendadak kemarin.

Seluruh anggota TNI termasuk Babinsa dan PNS yang sementara mengikuti penyuluhan bahaya narkoba, diarahkan untuk menjalani pemeriksaan. Komandan Kodim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Riyanto mengatakan tes urine tersebut digelar mendadak sehingga personel tidak bisa mempersiapkan diri.

Langkah ini dilakukan agar hasil tes yang diperoleh sesuai fakta, termasuk jika ditemukan pengguna narkoba di kalangan militer. “Agenda utama sebenarnya adalah penyuluhan bahaya narkoba. Tapi dalam perjalanannya, anggota diberi kejutan dengan tes urine,” ujarnya kemarin.

Seluruh personel TNI yang berada di Makodim diwajibkan mengikuti tes urine terkecuali yang sedang dinas lapangan. “Harapannya semua anggota TNI Kodim bisa tes urine sehingga bisa dipastikan semua anggota termasuk PNS bebas narkoba,” katanya.

Riyanto menambahkan, penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi tugas BNN, melainkan seluruh elemen masyarakat. Dia berharap tidak ada lagi generasi muda Sukoharjo yang terjerumus pada jerat barang haram tersebut.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng Jamaludin Makruf mengapresiasi langkah Kodim 0726 Sukoharjo menggelar penyuluhan bahaya narkoba sekaligus tes urine pada anggotanya. Dengan tes urine tersebut akan diketahui anggota TNI di Kodim bebas narkoba.

Dia mengatakan, dalam tes urine tersebut, petugas BNN mengambil urine untuk dilakukan screening umum. Dengan metode tersebut akan diketahui apakah anggota TNI bersangkutan menggunakan narkoba atau tidak. Termasuk penggunaan ganja, amfetamin dan turunannya seperti ekstasi, kandungan kokain, golongan opiat seperti morfin, heroin, serta obat-obat psikotropika atau obat penenang.

“Yang perlu diwaspadai adalah obat penenang yang dijual bebas di apotek. Untuk obat jenis dextro memang sudah ditarik dari peredaran, namun obat dengan campuran dextro masih banyak beredar,” ujarnya.

Jamaludin menambahkan, tahun ini BNN menjalankan program Gerakan Nasional Rehabilitasi 100.000 Penyalahguna dan Pencandu Narkoba untuk merespons tanggap darurat narkoba. Karena itu, tahun ini pemerintah memasang target untuk melaksanakan rehabilitasi terhadap minimal 100.000 pengguna narkoba secara nasional.

“Pengguna narkoba yang secara sukarela melaporkan diri akan direhabilitasi dan tidak dikenai sanksi pidana,” ucapnya. Dari pantauan KORAN SINDO di Makodim kemarin, anggota TNI yang tengah mengikuti penyuluhan secara bergiliran keluar ruangan untuk diambil sampel urinenya.

Sumarno
(bbg)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
1 jam yang lalu
Polemik Film Pesta Babi,...
Polemik Film Pesta Babi, Aktivis Jakarta: Pancasila Mengajarkan Kritik Beradab
1 jam yang lalu
Jelang Akhir Libur Panjang,...
Jelang Akhir Libur Panjang, 40.714 Penumpang Kereta Mulai Kembali ke Jakarta
2 jam yang lalu
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
2 jam yang lalu
Polisi Tangkap Sopir...
Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Mengamuk di Tol JORR, Ini Tampangnya
3 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Bebaskan...
Pemprov Jakarta Bebaskan Denda Pajak Kendaraan selama 3 Bulan, Ini Syaratnya
5 jam yang lalu
Infografis
Amankan Libur Panjang,...
Amankan Libur Panjang, Polda Metro Jaya Terjunkan 2.999 Personel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved