Sistem AHWA Dibahas di Forum Syuriah Muktamar NU

Selasa, 04 Agustus 2015 - 14:48 WIB
Sistem AHWA Dibahas...
Sistem AHWA Dibahas di Forum Syuriah Muktamar NU
A A A
JOMBANG - Forum Syuriah PCNU dan PWNU di Muktamar Nahdlatul Ulama membahas lagi mekanisme pemilihan dengan menggunakan sistem Ahlu Halli Wal Aqdi (AHWA) di Ponpes Mambaul Ma'arif, Denanyar. Namun hingga siang ini belum ada keputusan terkait sistem AHWA.

Ketua Rais Syuriah PCNU Kota Payakumbuh Buya Zunijar Ibrahim mengatakan, forum Syuriah saat ini membahas lagi soal AHWA.

Hal ini sesuai dengan arahan Rais Aam KH Mustofa Bisri meminta agar persoalan Rais Aam ini diserahkan kepada forum tersebut.

"Nampaknya Kiai-kiai membuka kembali masalah AHWA. Disini dibuka kembali. Forum ini hampir gol tapi diulang kembali persoalan AHWA makanya yang terjadi masih alot," kata Zunijar ditemui di Ponpes Mambaul Ma'arif, Selasa (4/8/2015).

Dia mengkhawatirkan, jika masalah AHWA dibuka kembali akan menuai perselisihan lagi. Seperti yang terjadi sebelumnya saat pembahasan dan pengesahan Tata Tertib (Tatib) Muktamar, lalu.

Menurut Zunijar, belum sepenuhnya Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Wilayah (PW) menerima sistem AHWA.

Termasuk penetapan 9 orang yang masuk sebagai AHWA. Dia melihat ada pemaksaan keputusan dalam menerapkan AHWA atau tidak.

"Kami dari luar Jawa belum diberi pemahaman yang benar terkiat AHWA. Belum ada pemahaman yang benar. Selain itu, kenapa yang masuk AHWA hanya 9 orang ada perempuannya juga," timpalnya.

Dia mengusulkan 9 nama yang sebagai anggota AHWA itu ditambah lagi dengan melibatkan PW dan PC yang ada di Forum Syuriah tersebut.

Nah, teknisnya nanti jika jumlahnya diperkecil tergantung keputusan forum. Dengan demikian sudah melakukan amanah dari Rais Aam KH Mustofa Bisri.

"Panitia terkesan memaksakan dalam sistem AHWA ini. Kalau Sudah begini akan molor lagi," pungkasnya.

Untuk diketahui dalam pemilihan pucuk pimpinan Nahdlatul Ulama (NU) ini diawali dengan penentuan Rais Aam terlebih dahulu.

Jika sudah sepakat maka Rais Aam akan mengeluarkan nama-nama yang akan menduduki Jabatan Ketua Tanfidziah.

Nama-nama calon Ketua Tanfidziah ini akan ditawarkan kepada Muktamirin untuk dilakukan pemilihan melalui Musyawarah mufakat atau voting.

Forum Syuriah ini berada satu lokasi dengan sidang Komisi Organisasi di Ponpes Mambaul Ma'arif Denanyar, Jombang.
(sms)
Berita Terkait
Selamat untuk Nahdlatul...
Selamat untuk Nahdlatul Ulama!
Jembatan Peradaban Nahdlatul...
Jembatan Peradaban Nahdlatul Ulama
Visi Nahdlatul Ulama...
Visi Nahdlatul Ulama Abad Kedua
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul...
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama, Bagaimana Memahaminya?
Nahdlatul Ulama Akan...
Nahdlatul Ulama Akan Bangun Peradaban dari Lautan
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
5 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
5 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
6 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
6 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
8 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved