Sadis, Mantan Anggota Geng Motor Bunuh Teman dengan Linggis

Senin, 03 Agustus 2015 - 23:00 WIB
Sadis, Mantan Anggota...
Sadis, Mantan Anggota Geng Motor Bunuh Teman dengan Linggis
A A A
BANDUNG - Irwan alias Giwang (23), ditangkap aparat Polsekta Kiaracondong karena melakukan penganiayaan yang berunjung kematian.

Adapun korban Febri Ramadhan alias Rama (22), meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit karena luka di belakang kepalanya setelah dipukul linggis oleh pelaku.

Kapolsek Kiaracondong Kompol Maria Horet Hera mengatakan jika giwang ditangkap dikediaman neneknya di wilayah Pamengpeuk, Garut beberapa waktu lalu.

Maria menjelaskan jika penganiayaan ini berawal dari perampasan handphone yang dilakukan korban. Menurut Hera, Handphone yang dirampas korban itu merupakan milik adik dari kerabat pelaku.

Mengetahui hal tersebut, pelaku lantas meminta handphone tersebut kepada kepada korban, namun saat diminta korban berkelit dan tak mengakui hasil rampasannya. Kesal dengan alasan korban lantas pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban.

"Pelaku kesal dengan alasan korban yang berkelit telah merampas handphone milik kerabatnya itu, korban pun langsung dipukul di bagian perut oleh pelaku," kata Maria di Mapolsek Kiaracondong, Jalan Kiaracondong.

Setelah melakukan pukulan itu, lanjut Maria, pelaku kemudian menggiring korban ke sebuah lapangan voly di pinggir rel kereta api, Jalan Mekar sari, Kelurahan, Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong.

"Korban sempat ditanya kembali, namun masih berkelit, dari situ pelaku mengeluarkan linggis dan memukulkannya ke belakang kepala korban sebanyak dua kali. Korban pun mengeluarkan darah di tengkuk kepalanya dan akhirnya terjatuh," jelasnya.

Melihat kondisi korban yang tak sadarkan diri dengan darah yang keluar dari kepalanya, pelaku pun sempat membawa korban ke Puskesmas Kiaracondong untuk melakukan pertolongan terhadap korban.

"Karena tak dapat menangani korban, Puskesmas tersebut lalu merujuknya ke RSHS (rumah sakit Hasan Sadikin) namun diperjalanan korban tak bisa di tolong hingga akhirnya meninggal. Besoknya pelaku yang mendengar kematian korban langsung melarikan diri ke Pamengpeuk Garut, Giwang buron selama 7 hari," jelasnya.

Polisi berhasil menangkap Giwang dan mengamankan barang bukti satu kendaraan roda dua yang di bawa pelaku saat melarikan diri. Sementara barang bukti linggis sampai saat ini masih belum bisa ditemukan.

"Barang bukti berupa linggis, sampai sekarang belum dapat di temukan, dari keterangan pelaku, linggis tersebut telah di pindah tangankan kepada temannya," kata Maria.

Lebih lanjut, Maria mengatakan jika Giwang ini seoranng residivis yang sebelumnya pernah merasakan dinginnya jeruji besi dengan kasus pengeroyokan pada tahun 2010 dan pencurian kekerasa pada tahun 2012.

"Kini untuk ketiga kalinya Giwang harus kembali mendekam di rumah tahanan Polsekta Kiaracondong dengan dijerat Pasal 338 Juncto 351 ayat (3) KUHP, dengan ancaman pidana diatas lima tahun penjara," ujarnya.

Sementara itu, Giwang mengaku jika korban dan dirinya memang sama-sama pernah melakukan pencurian dan kekerasan.

Dikatakan, barang yang di rampas korban itu merupakan milik kerabatnya. "Saya niatnya mau ngembaliin, saya bantuin ponakan saya," katanya.

Lantaran kesal dengan pelaku yang terus berkelit saat ditanya, Giwang pun akhirnya melakukan pemukulan denga linggis ke kepala korban. "Linggis memang sudah saya bawa dari awal, ya buat jaga-jaga saja" katanya Giwang yang berprofesi sebagai pekerja serabutan ini.

Pelaku yang memiliki tato tribal dan tato bertuliskan brigez di dadanya ini mengaku pernah menjadi anggota gang motor Brigez. "Ia pernah, jadi anggota saja, tapi itu dulu, sekarang sudah enggak," terangnya.
(nag)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
1 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
3 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
4 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
5 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved