Mengenal Musik Lawas lewat Pentas Seni Jogja Istimewa

Minggu, 02 Agustus 2015 - 11:44 WIB
Mengenal Musik Lawas...
Mengenal Musik Lawas lewat Pentas Seni Jogja Istimewa
A A A
YOGYAKARTA - Dinas Pariwisata DIY sedang menggalakan berbagai kegiatan yang menarik perhatian wisatawan yang bertandang ke daerah istimewa ini.

Salah satunya adalah mengadakan Pentas Seni JogjaIstimewa yang rutin diadakan tiap Sabtu malam pekan kedua dan keempat. Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) Dinas Pariwisata DIY Mohammad Haliem mengungkapkan, program ini merupakan kegiatan reguler yang rutin diadakan setiap dua minggu sekali, yaitu di minggu kedua dan keempat setiap bulan.

“Pentas seni ini bertujuan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat Yogyakarta dan wisatawan yang sedang berkunjung ke jalan Malioboro,” ucap Haliem. Pentas seni ini biasa diadakan di halaman Kantor Dinas Pariwisata DIY mulai pukul 19.30 WIB atau sesekali diadakan di Puro Pakualaman dan objek wisata di Yogyakarta. Selain itu digelar juga di empatkabupaten lain di DIY yaitu di Gunungkidul, Bantul, Sleman, dan Kulon Progo.

Dalam kesempatan ini, Dinas Pariwisata berkesempatan untuk bekerja sama dengan Prakasa Enterprize sebagai Entrepreneurs’ Organization (EO) program ini. Penggawang Prakasa Enterprize, Rahadian Gita Dharmawan menjelaskan konsep acara yang sudah rutin terlaksana selama tiga tahun ini.

“Setiap penampilan pentas seni selalu menampilkan berbagai jenis musik, di antaranya adalah tembang kenangan, campur sari, reggae, akustik dan band indie. Biasa diselingi dengan penampilan kesenian tradisional seperti tarian,” ujar pria yang juga penggemar Koes Plus. Malam kemarin merupakan PSJI pertama setelah Ramadhan dan Idul Fitri. Dibuka oleh JMC, PSJI berhasil mengundang perhatian wisatawan lokal maupun wisatawan asing yang melewati jalan Malioboro.

JMC menyanyikan tembang- tembang Koes Plus seperti Dara Manisku, Andaikan Kau Datang dan Bila Kau Pulang. Pada penampilannya ditemani dengan goyang pocopoco dari pengunjung termasuk dari turis asing. Menghantar ke band ke dua, Sanggar Kembang Sakura menyuguhkan tarian Gareng Goyang Dumang yang sempat memenangkan kontes yang diadakan salah satu stasiun televisi nasional.

Baru dilanjutkanpenampilan Yo Band, yang merupakan singkatan dari Yogyakarta Band. Selain pertunjukan musik juga akan diadakan pertunjukan wayang kulit durasi singkat pada 12 Agustus mendatang. Yang menjadikan berbeda dengan pertunjukan wayang kulit lainnya adalah sinden dan wiaga (penabuh) yang berkebangsaan Amerika.

MG01/franciska desti
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
7 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
7 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
7 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
11 jam yang lalu
Infografis
Mengenal Child Grooming:...
Mengenal Child Grooming: Bahaya Manipulasi Psikologis yang Dialami Aurelie Moeremans
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved