Bahaya! Kebakaran Hutan di Riau Mulai Mendekati Pemukiman
Sabtu, 01 Agustus 2015 - 18:40 WIB
Bahaya! Kebakaran Hutan di Riau Mulai Mendekati Pemukiman
A
A
A
PEKANBARU - Pihak Pemkab Pelalawan, Riau bersama pihak kepolisian dan TNI terus melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan dan hutan di daerah Pangkalan Lesung.
Namun hingga kini api belum juga bisa dijinakan, bahkan saat ini kebakaran sudah mendekati pemukiman penduduk. Meski begutu Pemkab belum mengungsikan warga karena yakin masih bisa mengatasinya.
"Saat ini kebakaran sudah mendekati Desa Genduang di Pangkalan Lesung. Kebakaran disana yang saat ini kita fokuskan untuk diatasi," kata Kepala BPBD Pelalawan, Hadi Penandio, Sabtu (1/8/2015).
Dia menjelaskan, kebakaran di daerah Pangkalan Lesung sudah terjadi selama empat hari. Diperkirakan sudah lebih 100 hektar yang terbakar. Lahan yang terbakar terdiri tanaman rakyat seperti perkebunan kelapa sawit, karet dan lahan kosong.
Sulitnya medan dan musim kemarau sehingga lahan mudah terbakar membuat petugas di lapangan harus susah payah menjikan api.
"Lahan di daerah kita merupakan gambut, sehingga kalau terbakar sulit dipadamkan. Di musim kering ini lahan sangat mudah terbakar," ucapnya.
Untuk menjinakan si jago merah di Pangkalan Lesung, sebanyak 20 personil dikerahkan. "Selama empat hari ini mereka stay di lokasi untuk kosentrasi menjinakan api," pungkasnya.
Namun hingga kini api belum juga bisa dijinakan, bahkan saat ini kebakaran sudah mendekati pemukiman penduduk. Meski begutu Pemkab belum mengungsikan warga karena yakin masih bisa mengatasinya.
"Saat ini kebakaran sudah mendekati Desa Genduang di Pangkalan Lesung. Kebakaran disana yang saat ini kita fokuskan untuk diatasi," kata Kepala BPBD Pelalawan, Hadi Penandio, Sabtu (1/8/2015).
Dia menjelaskan, kebakaran di daerah Pangkalan Lesung sudah terjadi selama empat hari. Diperkirakan sudah lebih 100 hektar yang terbakar. Lahan yang terbakar terdiri tanaman rakyat seperti perkebunan kelapa sawit, karet dan lahan kosong.
Sulitnya medan dan musim kemarau sehingga lahan mudah terbakar membuat petugas di lapangan harus susah payah menjikan api.
"Lahan di daerah kita merupakan gambut, sehingga kalau terbakar sulit dipadamkan. Di musim kering ini lahan sangat mudah terbakar," ucapnya.
Untuk menjinakan si jago merah di Pangkalan Lesung, sebanyak 20 personil dikerahkan. "Selama empat hari ini mereka stay di lokasi untuk kosentrasi menjinakan api," pungkasnya.
(nag)