Pencairan Dana KJP Diperketat, Ahok Sengaja Tak Sosialisasi

Sabtu, 01 Agustus 2015 - 00:37 WIB
Pencairan Dana KJP Diperketat,...
Pencairan Dana KJP Diperketat, Ahok Sengaja Tak Sosialisasi
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku sengaja tidak melakukan sosialisasi terkait kebijakan memperketat pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP). Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi polemik di masyarakat.

Ahok menerangkan, tak peduli dengan banyaknya tanggapan warga mengenai kurangnya sosialisasi mengenai pencairan dana KJP yang kian ketat. Saat ini DKI mengeluarkan kebijakan pencairan dana KJP bagi siswa sekolah dasar (SD) hanya bisa dilakukan setiap 2 minggu senilai Rp50.000.

Sedangkan untuk siswa SMP, SMA dan SMK hanya diperbolehkan Rp50.000 per minggu. Menurut Ahok, ini dilakukan untuk mencegah orangtua mengambil dana KJP anaknya secara berlebihan dan dipakai bukan untuk membeli keperluan sekolah mereka.

"Sengaja tidak sosialisasi nanti ribut lagi. Kalau saya bilang dari awal tidak bisa tarik kontan wah pasti sudah demo, yang paling bahaya sekelompok orang yang tidak puas dan menghasut orang yang mengerti kemudian menikmati, itu yang bahaya. Makanya saya diamkan nih," terang Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat 31 Juli 2015 kemarin.

Meski ada yang memprotes karena kurang sosialisasi namun Ahok mendapat laporan transaksi orang tua memakai KJP untuk pembayaran buku ke toko buku besar seperti Gunung Agung, Gramedia mencapai Rp8 miliar.

"Rp8 miliar artinya apa sebagian yang tidak mengerti, belajar mengerti dong nanti ada diajarin pakai pin dan lain-lain dari toko buku itu. Bahkan saya inginnya suruh Bank DKI kasih mesin electronic data capture (EDC) di Asemka bahkan Mangga Dua," ujarnya.

Sekedar informasi, untuk besaran KJP bagi siswa SD-SMK beragam. Untuk SD mendapatkan Rp210.000 per bulan, SMP sebesar Rp260.000, SMA sebesar Rp375.000, dan SMK sebesar Rp390.000. Besaran dana ini langsung dimasukkan kepada kartu Bank DKI yang siswa kurang mampu pegang.
(whb)
Berita Terkait
Penerima KJP Plus dan...
Penerima KJP Plus dan KJMU Dipangkas, Pemprov DKI Dinilai Gegabah
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Ribut KJMU Dicabut,...
Ribut KJMU Dicabut, Ini Beasiswa Lain yang Disediakan Pemprov DKI Jakarta
Warga Keluhkan Kebijakan...
Warga Keluhkan Kebijakan Pemprov DKI Pangkas KJP dan KJMU: Tolong Sosialiasikan Dahulu
Mekanisme Berubah, Begni...
Mekanisme Berubah, Begni Cara Baru Mendapatkan KJP Plus dan KJMU
DKI Cairkan Anggaran...
DKI Cairkan Anggaran Rp1,5 Triliun untuk KJP dan Rp134 Miliar KJMU
Berita Terkini
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
10 menit yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
11 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
18 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved