Ini Saingan Berat Ahok di Pilgub DKI 2017
Sabtu, 01 Agustus 2015 - 01:30 WIB
Ini Saingan Berat Ahok di Pilgub DKI 2017
A
A
A
JAKARTA - Ada tiga nama tokoh yang digadang-gadang mampu menyaingi kepopuleran Ahok dalam Pilgub DKI 2017. Ketiga orang tersebt, yakni dua dari kalangan artis dan satu orang birokrat.
“Mungkin figur Dede Yusuf, Rieke Diah Pitaloka dan Ridwal Kamil Walikota Bandung saat ini, bisa jadi lawan yang sepadan untuk menghadapi Ahok,” ujar pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarak kepada Sindonews, Jumat (31/7/2015).
Zaki menjelaskan, jika benar ketiganya akan melaju ke Pilkada DKI 2017 mendatang tak ada salahnya untuk mempromosikan diri dari sekarang.
“Harus di promosikan mulai sekarang. Tapi sepertinya kans terbesar ada pada Ridwan Kamil untuk bisa mengalahkan Ahok,” tambahnya.
Saat ditanya untuk calon pendamping Ahok sebagai wakil gubernur DKI, Zaki menjawab, pilihannya masih pada Djarot yang saat ini juga tetap setiap mendampingi Ahok.
”Saya kira masih dengan Djarot, meski suka salah paham tapi jarot bisa menahan diri. Ngerem Ahok," terangnya.
Setahun kedepan, lanjutnya, Ahok dan Djarot harus bisa membuktikan bahwa keduanya bisa bersinergi, meski kadang-kadang hubungannya panas dingin.
"Sulit mencari pasangan yang benar-benar pas dengan Ahok. Mungkin malah ngga ada sama sekali, tipikalnya Ahok itu single fighter,” tutup Zaki.
“Mungkin figur Dede Yusuf, Rieke Diah Pitaloka dan Ridwal Kamil Walikota Bandung saat ini, bisa jadi lawan yang sepadan untuk menghadapi Ahok,” ujar pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarak kepada Sindonews, Jumat (31/7/2015).
Zaki menjelaskan, jika benar ketiganya akan melaju ke Pilkada DKI 2017 mendatang tak ada salahnya untuk mempromosikan diri dari sekarang.
“Harus di promosikan mulai sekarang. Tapi sepertinya kans terbesar ada pada Ridwan Kamil untuk bisa mengalahkan Ahok,” tambahnya.
Saat ditanya untuk calon pendamping Ahok sebagai wakil gubernur DKI, Zaki menjawab, pilihannya masih pada Djarot yang saat ini juga tetap setiap mendampingi Ahok.
”Saya kira masih dengan Djarot, meski suka salah paham tapi jarot bisa menahan diri. Ngerem Ahok," terangnya.
Setahun kedepan, lanjutnya, Ahok dan Djarot harus bisa membuktikan bahwa keduanya bisa bersinergi, meski kadang-kadang hubungannya panas dingin.
"Sulit mencari pasangan yang benar-benar pas dengan Ahok. Mungkin malah ngga ada sama sekali, tipikalnya Ahok itu single fighter,” tutup Zaki.
(ysw)