Pelajar Jepang Belajar Soal Sampah ke Depok
Kamis, 30 Juli 2015 - 17:32 WIB
Pelajar Jepang Belajar Soal Sampah ke Depok
A
A
A
DEPOK - Pelajar dari berbagai SMP dan SMA asal Kagoshima Jepang menyambangi kantor Balai Kota Depok. Mereka bertemu dengan berbagai pelajar Depok dari SMPN 10 Depok dan SMA Sejahtera Satu untuk bertukar cerita seputar lingkungan hidup dan persampahan.
Pendamping siswa yang juga PNS Pemkot Kagoshiwa, Katsutoshi Kawano mengatakan pihaknya sengaja mengunjungi Depok lantaran sebelumnya Jepang dan Depok sudah bekerjasama rutin soal sampah. Dia menjelaskan sekolah di Jepang juga sudah biasa melakukan pemilahan sampah dan gerakan 3R yakni Reduce, Reuse, dan Recycle.
"Kami tukar pengalaman soal memilah dan mengolah sampah. Lalu kami kunjungan ke TPS di Jakarta dan meninjau Universitas Budi Luhur serta museum proklamator. Kami terdiri dari delapan siswa," katanya di Balai Kota Depok, Kamis (30/7/2015).
Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail menambahkan para pelajar Kagoshima Jepang ingin mengetahui sistem pengolahan sampah di Depok serta mengunjungi Kampus Universitas Indonesia (UI). Nur Mahmudi menjelaskan selain soal lingkungan hidup dan sampah, para siswa juga bertukar cerita menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
"Di Depok ada kegiatan dua objek, kegiatan lingkungnnya ke kami, dan mereka ingin ketahui tentang apa yang ada soal UI. Sisi lain mereka juga punya tugas beritahu bagaimana sistem pengolahan sampah di Kagoshima," jelasnya.
Setiap siswa saling memperkenalkan diri dengan menggunakan Bahasa Inggris satu sama lain. Masing - masing juga membawa bahan presentasi soal lingkungan dan sampah dengan menggunakan Bahasa Inggris.
Pendamping siswa yang juga PNS Pemkot Kagoshiwa, Katsutoshi Kawano mengatakan pihaknya sengaja mengunjungi Depok lantaran sebelumnya Jepang dan Depok sudah bekerjasama rutin soal sampah. Dia menjelaskan sekolah di Jepang juga sudah biasa melakukan pemilahan sampah dan gerakan 3R yakni Reduce, Reuse, dan Recycle.
"Kami tukar pengalaman soal memilah dan mengolah sampah. Lalu kami kunjungan ke TPS di Jakarta dan meninjau Universitas Budi Luhur serta museum proklamator. Kami terdiri dari delapan siswa," katanya di Balai Kota Depok, Kamis (30/7/2015).
Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail menambahkan para pelajar Kagoshima Jepang ingin mengetahui sistem pengolahan sampah di Depok serta mengunjungi Kampus Universitas Indonesia (UI). Nur Mahmudi menjelaskan selain soal lingkungan hidup dan sampah, para siswa juga bertukar cerita menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
"Di Depok ada kegiatan dua objek, kegiatan lingkungnnya ke kami, dan mereka ingin ketahui tentang apa yang ada soal UI. Sisi lain mereka juga punya tugas beritahu bagaimana sistem pengolahan sampah di Kagoshima," jelasnya.
Setiap siswa saling memperkenalkan diri dengan menggunakan Bahasa Inggris satu sama lain. Masing - masing juga membawa bahan presentasi soal lingkungan dan sampah dengan menggunakan Bahasa Inggris.
(ysw)