Djarot Ogah Jakarta Jadi Tempat Penyimpanan Isteri Muda

Jum'at, 24 Juli 2015 - 17:09 WIB
Djarot Ogah Jakarta...
Djarot Ogah Jakarta Jadi Tempat Penyimpanan Isteri Muda
A A A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot S meminta agar semua wali kota melakukan pendataan baru warga pendatang. Djarot tak ingin Jakarta menjadi tidak aman karena kriminalitas dan dijadikan tempat menyimpan istri muda.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menginstruksikan seluruh Wali Kota, Camat, dan Lurah melakukan pendataan warga pendatang.

Pendataan itu dilakukan supaya dapat mencegah terjadinya kegiatan kriminalitas yang semakin menambah beban Kota Jakarta. Seperti menjadi tempat pembuatan dan pengedaran narkoba, pencucian uang atau money laundry serta tempat penyimpanan istri muda.

“Harus dilakukan pendataan pendatang di Jakarta. Saya tidak mau Jakarta menjadi tempat sarang pembuatan narkoba, money laundry dan tempat penyimpanan isteri muda,” ujarnya di Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2015).

Diungkapkannya, di apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, dari total penghuni sebanyak 13 ribu orang, hanya 2.500 orang yang memiliki KTP DKI Jakarta.

“Sisanya mau diapain nanti? Ini kan berbahaya. Harus minta surat keterangan pindahnya kalau ada. Harus diminta surat kelakuan baik dari daerah asalnya. Kita nggak bisa asal membuatkan KTP kalau dua surat itu tidak ada. Sekali lagi saya tidak mau Jakarta jadi tempat penyimpanan isteri muda,” katanya.

Selain mendata pendatang di apartemen, Djarot juga menginstruksikan Pemkot Jakarta Selatan untuk mendata pendatang yang dibawa oleh pemudik. Jangan sampai akibat tak punya tempat tinggal muncul pemukiman liar yang baru.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Edison Sianturi mengatakan, Apartemen Kalibata City telah memiliki pengurus RT dan RW. Karena itu, pengurus RT dan RW harus melakukan pendataan penghuni apartemen dan memastikan mereka dapat mengurus KTP DKI sesuai dengan syarat administrasi kependudukan yang telah ditetapkan di Jakarta.

“Ini akan merepotkan kita, kalau mereka tidak punya KTP sesuai dengan domisili yang ada. Karena itu kita akan mengumpulkan pengelola apartemen untuk segera membentuk RT dan RW. Ini kita lakukan untuk pengendalian kependudukan di Jakarta,” jelasnya.

Sedangkan Wali Kota Jakarta Selatan, Syamsudin Noor memaparkan, estimasi pendatang baru ke Provinsi DKI Jakarta tahun ini sekitar 70 ribu jiwa. Diprediksikan pendatang baru yang akan menetap atau tinggal sementara di Jakarta Selatan ada sebanyak 11 persen atau 7.700 jiwa.

“Bagi penduduk yang memenuhi persyaratan akan diberikan KTP DKI. Bagi penduduk yang ingin tinggal sementara akan diberikan surat keterangan domisili sementara. Operasi biduk akan dilakukan 14 hari setelah H+7 Lebaran,” tuturnya.

PILIHAN:

Pekan Depan Warga Pendatang Mulai "Diburu" Petugas

Warning Ahok Buat Pendatang Baru, Dapat KTP atau Dipidana!
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Tiadakan Operasi Yustisi Usai Lebaran
Pemprov DKI Tidak Akan...
Pemprov DKI Tidak Akan Gelar Operasi Yustisi Pendatang Baru
Pemprov DKI Tidak Akan...
Pemprov DKI Tidak Akan Gelar Operasi Yustisi Pendatang Baru
Tepis Operasi Yustisi...
Tepis Operasi Yustisi Pendatang, Heru Budi: Dukcapil Hanya Mendata
Operasi Yustisi PSBB,...
Operasi Yustisi PSBB, Sanksi Penindakan Perlu Lebih Tegas
Maksimalkan Kebijakan...
Maksimalkan Kebijakan PPKM, Pemprov Jatim Tingkatkan Operasi Yustisi
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved