Warning Ahok Buat Pendatang Baru, Dapat KTP atau Dipidana!

Kamis, 23 Juli 2015 - 20:02 WIB
Warning Ahok Buat Pendatang...
Warning Ahok Buat Pendatang Baru, Dapat KTP atau Dipidana!
A A A
JAKARTA - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam akan memidanakan pendatang baru yang tidak memiliki pekerjaan di Jakarta. Sebelumnya, Ahok akan menggelar operasi bina kependudukan (biduk) terhadap pendatang baru tersebut.

Operasi biduk atau yustisi rencananya akan dilakukan pada bulan Agustus mendatang. Operasi biduk difokuskan terhadap sejumlah pendatang baru yang nasib tidak jelas di DKI.

"Operasi biduk itu sifatnya bukan razia untuk kasih denda orang. Kami cuma mau ingatkan kalau anda di Jakarta, punya pekerjaan dan tempat tinggal, kami kasih Kartu Tanda Penduduk (KTP)," ucap Ahok di balai kota, kemarin.

Pemberian KTP sendiri terhadap warga pendatang, kata Ahok, tidaklah melanggar aturan hukum. Karena, sistem kependudukan sendiri telah diatur dalam undang-undang kependudukan yang baru, dan telah terkoneksi secara elektronik.

"Yustisi itu untuk menjelaskannya. Kalau kamu tidak mendapatkan kerjaan, tidak jelas mesti numpang sama saudara atau teman kamu, mereka (saudara atau teman) kamu yang tanggung jawab balikin kamu," tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya mengingatkan bagi para pendatang yang terjaring operasi kependudukan dan kembali ke Jakarta tanpa usaha dan tetap menjadi gelandang. Pemprov akan mempidanakannya karena melakukan penipuan.

"Kalau kami di jalanan jadi masalah, kami akan kembalikan pakai perjanjian. Kamu balik lagi jadi gelandang, berarti akan kami anggap melakukan pidana penipuan terhadap pemprov," tegasnya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu juga memerintahkan kepada dinas teknis agar terus meningkatkan kerjasama dengan berbagai daerah, khusunya wilayah Pantura. Karena tak menutup kemungkinan, pendudukan baru yang datang dan dianggap bermasalah berasal dari kawasan itu. "Kami sering memulangkan PMKS ke daerah itu," terangnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Tiadakan Operasi Yustisi Usai Lebaran
Pemprov DKI Tidak Akan...
Pemprov DKI Tidak Akan Gelar Operasi Yustisi Pendatang Baru
Pemprov DKI Tidak Akan...
Pemprov DKI Tidak Akan Gelar Operasi Yustisi Pendatang Baru
Tepis Operasi Yustisi...
Tepis Operasi Yustisi Pendatang, Heru Budi: Dukcapil Hanya Mendata
Operasi Yustisi PSBB,...
Operasi Yustisi PSBB, Sanksi Penindakan Perlu Lebih Tegas
Maksimalkan Kebijakan...
Maksimalkan Kebijakan PPKM, Pemprov Jatim Tingkatkan Operasi Yustisi
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
5 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
5 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
5 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
6 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
6 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
8 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved