Keharmonisan Beragama di Tolikara Perlu Ditanam Lagi

Selasa, 21 Juli 2015 - 02:45 WIB
Keharmonisan Beragama...
Keharmonisan Beragama di Tolikara Perlu Ditanam Lagi
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menyayangkan adanya insiden penyerangan warga di Kabupaten Tolikara, Papua pada hari pertama Idul Fitri, Jumat 17 Juli lalu.

Selaku Mensos, Khofifah mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat Tolikara, untuk memperkuat hubungan antar umat beragama melalui pluralisme dan multikultarisme agar kejadian tersebut tidak kembali terulang.

"Yang muncul di Tolikara kembali menjadi perhatian kita. Pluralisme dan multikulturalisme adalah wujud kebhinekaan, itu bagian penguatan bangsa dan negara, dimanapun kita lakukan juga bisa jadi penguatan kohesivitas sosial," ujar Khofifah di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2015).

Khofifah juga menilai, tingkat keharmonisan antar umat beragama di Tolikara juga perlu ditanamkan kembali. Sehingga kata dia, toleransi antar umat beragama di Tolikara bisa terjalin dengan baik.

"Hubungan antar umat beragama terbangun saat saling berucap selamat atas perayaan hari besar, baik Islam maupun agama lain," jelasnya.

Khofifah mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi secara intensif dengan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen Purn Sutiyoso.

Dia mengungkapkan, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan tim dari Kemensos agar persediaan logistik untuk korban-korban dari insiden Tolikara aman.

"Saya ingin pastikan ini aman, kalau ada ruko yang rukonya terbakar ada hak mereka untuk direnovasi. Aparat TNI juga siap untuk membangun. Koordinasi kementerian berjalan secara intensif," jelas Khofifah.

Dia juga mengimbau kepada aparat pemerintah daerah Tolikara untuk mengintensifkan dialog antar umat beragama dan memperbaiki manajemen lembaga-lembaga keagamaan setempat.

"Kalau belum ada lembaga keagamaan maka perlu diinventarisir kembali, agar ada koordinasi langsung, agar itu berinduk pada institusi yang di atas, termasuk menyisir rumah-rumah ibadah yang belum terorganisir," tandas Khofifah.

PILIHAN:

Jimly: Tindakan Oknum GIDI Tak Cerminkan Ajaran Kristen

Kemenag, PGI dan PGLII Kompak Kecam Surat Edaran GIDI

(hyk)
Berita Terkait
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Respons Cepat Insiden Laka Lantas di Cianjur
Dirut Pertamina Pantau...
Dirut Pertamina Pantau Langsung Penanganan Insiden, Pastikan Operasional & Layanan Kilang Cilacap Tidak Terganggu
Malintasi Tolikara Papua,...
Malintasi Tolikara Papua, Kendaraan Wajib Disemprot Disinfektan
Terapkan HSSE, Lintasarta...
Terapkan HSSE, Lintasarta Terbukti Zero Accident
Medan Gempar, Mobil...
Medan Gempar, Mobil Polisi Mendadak Terbakar di Underpass Titikuning
Alec Baldwin Tembakkan...
Alec Baldwin Tembakkan Senjata Properti Syuting, Sinematografer Rust Tewas
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
5 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
5 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
6 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
7 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
7 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved