Pilkada Lampung, Peluang Incumbent Masih Besar

Senin, 13 Juli 2015 - 23:32 WIB
Pilkada Lampung, Peluang...
Pilkada Lampung, Peluang Incumbent Masih Besar
A A A
LAMPUNG - Direktur Eksekutif Indonesia Votes and Election Studies (Invest) Munatsir Mustaman mengatakan, sedikitnya ada empat bakal calon yang berpotensi memeriahkan perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bandar Lampung.

"Dalam survei Opini publik yang dilakukan Invest, terjaring empat tokoh Kota Bandar Lampung yang diprediksi calon kuat untuk maju dalam Pilkada Lampung mendatang," katanya, Senin (13/7/2015).

Ditambahkan dia, kempat tokoh tersebut adalah Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, Anggota DPRD Provinsi Lampung Maruly Hendra Utama, Hartarto Lojaya dari Partai Demokrat, dan Koordinator Komite Anti Korupsi (Koak) Lampung Muhammad Yunus.

"Muhammad Yunus maju sebagai calon independent," katanya.

Dilanjutkan dia, berdasarkan popularittasnya, Herman HN masih yang tertinggi, yakni 78,2 %, Hartarto Lojaya 72,3%, Maruly Hendra Utama 59,2%, dan Muhammad Yunus 34,3%.

"Populatitas yang tinggi dari Herman HN dikarenakan menjabat sebagi Wali Kota Bandar Lampung dan pernah mencalonkan diri sebagai Cagub Lampung. Sedangkan Hartarto Lojaya karena dua kalinya menjabat anggota DPRD Provinsi Lampung," jelasnya.

Sementara Maruli dan Muhamad Yunus, dikenal karena mantan aktivis. Sedang dari akseptabilitasnya, Herman HN keluar sebagai yang tertinggi dengan 29,3%, Hartarto Lojaya 26,2%, Maruly Hendra Utama 13,2%, dan Muhamad Yunus 7,2%.

"Berdasarkan jawaban spontan responden atas pertanyaan siapa yang akan dipilih jika Pemilihan Wali Kota dilakukan hari ini, maka pemenangnya adalah Hartarto Lojaya dengan 31,2%, dan Herman HN sebanyak 30,1%," ungkapnya.

Meski begitu, jumlah yang belum mantap dengan pilihannya masih cukup besar. Sehingga potensi Herman HN, Hartarto Lojaya dan Maruly Hendra Utama sangat terbuka untuk memenangkan pemilihan Wali Kota Bandar Lampung.

"Semua bergantung pada kerja tim sukses dan partai pengusung, dan perang opini di media yang bisa mempengaruhi pilihan rakyat terhadap calon," jelasnya.

Dalam surveinya, Invest mengambil responden atau sample dari jumlah populasi daftar pemilih tetap pada Pemilu 2014 sebesar 634.041 pemilih dengan 1.722 sample atau responden.

"Metode penaikan sample yang digunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 98% dan margin error 2,8%. Survei dilakukan sejak 27 Juni sampai 6 Juli 2015," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
Menakar Peluang Timur...
Menakar Peluang Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved