Tertangkap Bawa Sabu 40 gram, Oknum Polisi Dibekuk
Jum'at, 10 Juli 2015 - 13:05 WIB
Tertangkap Bawa Sabu 40 gram, Oknum Polisi Dibekuk
A
A
A
JAKARTA - Seorang oknum polisi berinisial BS dari Polsek Johar Baru berpangkat Aiptu tertangkap tangan membawa 40 gram sabu di Rumah Susun Baladewa, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.
Mengenai penangkapan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hendro Pandowo membenarkan. Namun Hendro tidak menjelaskan lebih lagi perihal peristiwa tersebut.
"Iya, ada anggota yang tertangkap bawa narkoba. Lebih detailnya silakan langsung ke Kasat Narkoba," kata Hendro kepada wartawan, Jumat (10/7/2015).
BS ditangkap pada hari Senin, 6 Juli 2015 sekitar pukul 18.30 WIB sore. Penangkapan itu berawal dari informasi dari warga yang curiga akan adanya peredaran narkoba di rumah susun tersebut.
Sementara itu, AKBP JR Sitinjak, Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Pusat, mengaku belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait penangkapan tersebut.
Lantaran kasus yang melibatkan anggota polisi itu mash dalam pengembangan dan masih mencari pihak lain yang terlibat. "Bisa saja dia pemakai. Nanti saja, karena ini masih kita kembangkan ke Dadap, Tangerang," kata Sitinjak.
Mengenai penangkapan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hendro Pandowo membenarkan. Namun Hendro tidak menjelaskan lebih lagi perihal peristiwa tersebut.
"Iya, ada anggota yang tertangkap bawa narkoba. Lebih detailnya silakan langsung ke Kasat Narkoba," kata Hendro kepada wartawan, Jumat (10/7/2015).
BS ditangkap pada hari Senin, 6 Juli 2015 sekitar pukul 18.30 WIB sore. Penangkapan itu berawal dari informasi dari warga yang curiga akan adanya peredaran narkoba di rumah susun tersebut.
Sementara itu, AKBP JR Sitinjak, Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Pusat, mengaku belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait penangkapan tersebut.
Lantaran kasus yang melibatkan anggota polisi itu mash dalam pengembangan dan masih mencari pihak lain yang terlibat. "Bisa saja dia pemakai. Nanti saja, karena ini masih kita kembangkan ke Dadap, Tangerang," kata Sitinjak.
(ysw)