ABG di Pekanbaru Gilir Pacar Bersama Dua Temannya
Selasa, 07 Juli 2015 - 20:53 WIB
ABG di Pekanbaru Gilir Pacar Bersama Dua Temannya
A
A
A
PEKANBARU - Seorang remaja (SG) ditangkap warga lalu diserahkan ke pihak kepolisian, karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap anak baru gede (ABG). Ironisnya, pelaku pemerkosa adalah pacarnya dan dua orang teman sang pacar.
Akibat perbuatan terhadap, pelaku utama yang berinisial SG dan dua orang temannya R (22) dan P (24), ditangkap pihak Polresta Pekanbaru, Riau.
"Saat ini ketiganya sudah ditahan," ucap Wakil Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Yohanes Bambang, kepada wartawan, Selasa (7/7/2015).
Berdasarkan keterangan polisi, kasus perkosaan terjadi pada 5 Juli 2015 malam. Saat itu, korban diajak SG jalan-jalan dengan sepeda motor ke Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.
Rupanya, tersangka dibawa ke semak-semak yang sudah ada dua temannya menunggu, yakni P dan R. Merekapun menggilir ABG tersebut. Tidak puas sampai di situ, ketiganya langsung membawa korban ke sebuah rumah kosong di Kecamatan Payung Sekaki.
Sampainya di sana, ketiga remaja itu kembali menggarap korban. Namun saat perkosaan itulah sejumlah petugas ronda memergoki mereka. Wargapun kemudian menangkap ketiganya.
Akibat perbuatan terhadap, pelaku utama yang berinisial SG dan dua orang temannya R (22) dan P (24), ditangkap pihak Polresta Pekanbaru, Riau.
"Saat ini ketiganya sudah ditahan," ucap Wakil Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Yohanes Bambang, kepada wartawan, Selasa (7/7/2015).
Berdasarkan keterangan polisi, kasus perkosaan terjadi pada 5 Juli 2015 malam. Saat itu, korban diajak SG jalan-jalan dengan sepeda motor ke Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.
Rupanya, tersangka dibawa ke semak-semak yang sudah ada dua temannya menunggu, yakni P dan R. Merekapun menggilir ABG tersebut. Tidak puas sampai di situ, ketiganya langsung membawa korban ke sebuah rumah kosong di Kecamatan Payung Sekaki.
Sampainya di sana, ketiga remaja itu kembali menggarap korban. Namun saat perkosaan itulah sejumlah petugas ronda memergoki mereka. Wargapun kemudian menangkap ketiganya.
(san)