Kemarau Ancam Bakar 6.000 Hektar Hutan Lawu

Selasa, 07 Juli 2015 - 13:51 WIB
Kemarau Ancam Bakar...
Kemarau Ancam Bakar 6.000 Hektar Hutan Lawu
A A A
KARANGANYAR - Kemarau yang tengah melanda, dikhawatirkan mengancam terjadinya kerbakaran lebih dari 6.000 hektar lahan yang berada di Lereng Gunung Lawu.

Asisten Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (NKPH) Lawu Utara Arief Nurjati, menyebutkan kebakaran sangat mungkin terjadi di lereng lawu pada musim kemarau kali ini.

Pasalnya vegetasi yang ada di gunung tersebut mulai mengiring seiring tidak adanya hujan yang turun pada musim kemarau. Selain itu teriknya matahari yang bersinar juga bisa menimbulkan percikan api yang akhirnya menyebabkan kebakaran di lereng Gunung yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur tersebut.

Dari sekitar 6.000 hektar lahan tersebut yang paling rentan terbakar adalah di sekitar petak 63 dentgan luasan sekitar 100 hektare.

Lokasi petak lahan itu sangat berdekatan dengan puncak gunung lawu, sehingga sangat rentan terbakar akibat kelalaian dari para pendaki gunung. "Karena kondisinya kering, kelalaian para pendaki bisa menyebabkan kebakaran yang besar," ucapnya.

Kebakaran juga bisa terjadi karena kelalaian dari para petani dan para perajin arang. Mereka biasanya melakukan produksi di lereng gunung saat musim kemarau berlangsung.

Api sisa produksi itu sewaktu-waktu bisa menyambar rerumputan kering dan juta dedaunan hingga menyebabkan kebakaran.

Dengan berbagai alasan itulah, pihaknya meminta kepada seluruh lapsian masyarakat untuk berhati-hati dan menjaga aktivitas mereka selama musim kemarau berlangsung.

Ia juga meminta seluruh elemen masyarakat yang beraktivitas di lereng gunung lawu untuk berhati-hati guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagai langkah antisipasi saat hal buruk terjadi, pihaknya juga menyiapkan Satuan Tugas (Satgas) Gerak cepat. Anggota Satgas itu berasal dari enam Resort Pemantauan Hutan (RPH) yang ada di Gunung Lawu.

Tugas mereka adalah melakukan penyisiran di sejumlah wilayah yang ada Rawan Kebakaran. Selain itu mereka juga bertugas untuk memadamkan api saat kebakaran berlangsung.

Selain menyiapkan Satgas, pihaknya juga meminta bantuan dari para petugas kepolisian yang berada di lereng Gunung Lawu seperti Jenawi, Tawangmangu dan juga Ngargoyoso jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kita juga meminta bantuan dari komunitas jika nantinya diperlukan saat hal-hal tidak diinginkan," tegasnya.

Sementara itu Koordinator Pecinta Alam Waras Surakarta Mulato Ishaan, meminta kepada para pendaki gunung lawu untuk tertib dan menjaga sampah serta perapian mereka.

Menurutnya para pendaki dilarang meninggalkan gunung saat perapian mereka masih menyala. Pasalnya dari api yang kecil itu bisa menyebabkan kebakaran yang cukup besar.
(nag)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
6 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
8 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
9 jam yang lalu
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
10 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
12 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
12 jam yang lalu
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved