Ini Modus Kejahatan Hipnotis Melalui Pengobatan Alternatif

Senin, 29 Juni 2015 - 11:13 WIB
Ini Modus Kejahatan...
Ini Modus Kejahatan Hipnotis Melalui Pengobatan Alternatif
A A A
JAKARTA - Seorang warga menjadi korban kejahatan hipnotis dengan modus pengobatan alternatif. Dalam kejadian ini korban mengalami kerugian hingga Rp2 miliar.

Kanit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi menuturkan, peristiwa yang terjadi pada April 2015 itu berawal ketika korban sedang berjalan di sekitar Pasar Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Korban saat itu didekati oleh seorang pelaku yang berpura-pura menanyakan alamat tempat pengobatan alternatif untuk anaknya.

Pelaku lainnya juga berpua-pura melintas dan menanyakan tempat pengobatan alternatif. Ketika korban dan dua pelaku berkumpul, tiba-tiba datang pelaku lainnya menggunakan mobil, yang berpura-pura menyapa salah satu pelaku.

"Kemudian dua pelaku yang sedang ngobrol‎ ini diajak oleh pelaku yang ada di mobil, dengan alasan pelaku yang di mobil ini tahu alamat pengobatan alternatif tersebut," imbuhnya kepada wartawan, Senin (29/6/2015).

Kedua pelaku kemudian mengajak korban naik ke atas mobil. Di dalam mobil, para pelaku menceritakan kehebatan pengobatan alternatif kungkung yang sering didatangi mereka.

"Kemudian sopirnya ini membawa mobil berputar-putar sekeliling TKP. Lalu seorang pelaku yang katanya tahu tempat Kungkung itu pura-pura turun di depan gang sempit, seolah-olah menemui Kungkung," jelasnya.

Pelaku kemudian kembali ke dalam mobil, dan mengatakann bahwa Kungkung tidak ada tetapi bisa memberikan doa dari jarak jauh dengan dirinya sebagai perantara. Korban dan pelaku lain yang berpura-pura hendak menjalani pengobatan alternatif kemudian disuruh untuk mengumpulkan harta benda miliknya, jika tidak akan mendatangkan petaka.

"Kamu kumpulkan semua harta benda yang kamu miliki, termasuk tabungan di bank, ATM segala macem. Karena kalau tidak dicuci harta benda akan mendatangkan kematian bagi kamu dan keluargamu," tutur Arsya menirukan pelaku.

Saat itu, korban pun menuruti semu perkataan pelaku hingga akhirnya memasukan sejumlah perhiasan emas di safe deposit dan uang tunai dengan total senilai Rp2 miliar ke dalam kantong keresek. Di dalam mobil, korban disuruh untuk berdoa menghadap kaca mobil dengan tangan menempel pada kaca.

"Pada saat itulah, para pelaku mengganti keresek korban berisi barang korban dengan keresek lain," ungkapnya. (Baca: Waspada Kejahatan Hipnotis, Harta Senilai Rp2 M Berubah Jadi Garam)

Selanjutnya, korban disuruh turun dan berjalan 100 meter tanpa melihat ke belakang. Pelaku berpesan agar korban menyimpan harta bendanya dalam keresek tadi di dalam lemari tertutup dan tidak boleh dibuka selama tiga hari.

Tiga hari berselang, korban membuka lemari pakaiannya dan mengambil keresek tersebut. Tetapi saat dibuka korban kaget karena kantong kresek yang semula berisi perhiasan dan uang korban telah berubah menjadi garam, mi instan, dan air mineral.

Barulah korban merasa terpedaya. Ia kemudian melaporkan ke Polda Metro Jaya. Salah satu tersangka baru bisa tertangkap pada Juni 2015, setelah polisi menyelidiki CCTV di sebuah toko emas. Dalam rekaman CCTV, tampak pelaku berbelanja sejumlah perhiasan emas menggunakan kartu debit ATM korban.

"Modus ini sudah sering terjadi dan kami duga sudah banyak korbannya, sehingga kami imbau masyarakat untuk melapor ke ‎call center kami di nomor 081380128780," tukasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Karyawan Resto Korban...
Karyawan Resto Korban Hipnotis
Dua Pelaku Pencurian...
Dua Pelaku Pencurian Modus Hipnotis Ditangkap Ternyata Ibu dan Anak
Seorang Bocah Menjadi...
Seorang Bocah Menjadi Korban Hipnotis di Jakarta
Petugas SPBU di Kalideres...
Petugas SPBU di Kalideres Jadi Korban Hipnotis, Puluhan Juta Raib Dibawa Pelaku
Sopir Travel Pelaku...
Sopir Travel Pelaku Hipnotis Ditangkap di Hotel Berbintang Padang
Polresta Pekanbaru Ungkap...
Polresta Pekanbaru Ungkap Modus Pelaku Hipnotis yang Tipu Korbannya Puluhan Juta Rupiah
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
58 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
2 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved