Air Lindi Tercecer, Belasan Motor Tergelincir di Kramat Jati

Jum'at, 26 Juni 2015 - 16:30 WIB
Air Lindi Tercecer,...
Air Lindi Tercecer, Belasan Motor Tergelincir di Kramat Jati
A A A
JAKARTA - Sedikitnya 11 sepeda motor tergelincir di Jalan Raya Bogor, tepatnya di depan Pasar Induk Kramat Jati lantaran air lindi dari truk sampah yang berceceran di jalan. Sampah itu diambil dari TPS di Pasar Induk untuk dibuang ke TPA Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan keterangan warga, setiap pagi memang ada lima hingga enam truk sampah yang keluar dari Pasar Induk. Sayangnya air lindi dibiarkan tercecer di jalan. Sehingga selain jalan menjadi licin juga menebar aroma tak sedap.

"Kalau truk sampah keluar dari Pasar Induk, selalu banyak air lindi sampah berceceran. Sayangnya tidak pernah ada penyiraman. Jalan menjadi licin dan lengket," ujar Sumarta kepada wartawan di lokasi, Jumat (26/6/2015).

Siti (25), salah seorang korban mengaku tergelincir tak jauh dari pintu keluar Pasar Induk, saat melintas di jalan yang licin oleh air lindi. Akibatnya selain celananya kotor dan robek, kaki kirinya juga terkilir.

"Jalannya licin sekali, banyak air lindi sampah. Motor langsung jatuh. Untung di belakang mobil pada ngerem mendadak," kata Siti sambil merintih kesakitan.

Sementara itu Kasudin Kebersihan Jakarta Timur Wahyu Pudjiastuti mengatakan, seharusnya memang sampah yang diangkut ke TPA Bantar Gebang harus dipisahkan dengan lindinya. Sehingga ai lindinya tidak tercecer di jalan karena akan membahayakan para pengendara motor.

Dia berjanji akan menindaklanjuti hal tersebut dan menegur pihak operator pengangkut sampah di TPS Pasar Induk Kramat Jati.

"Harusnya memang ada tempat khusus untuk air lindi. Sampah yang penuh air lindi tidak boleh dinaikkan ke truk begitu saja, harus ada pemisahan. Persoalan di lapangan kadang petugas main angkut sampah saja tanpa memperhatikan air lindinya," tuturnya.

Untuk mencegah agar tidak banyak jatuh korban, pihaknya akan melakukan penyemprotan dengan karbolisasi. Sehingga diharapkan jalan tidak menjadi licin.

PILIHAN:

Kota Bekasi Minta Kompensasi Bau TPST Bantar Gebang Dinaikkan


Begini Jadinya Jika Sampah Tak Diangkut Sebulan

Ahok Tak Datang, DPRD Bekasi Kecewa
(mhd)
Berita Terkait
Pengolahan Sampah dan...
Pengolahan Sampah dan Rendahnya Kesadaran Jadi Masalah Serius
Rayakan HPSN, Kemkominfo...
Rayakan HPSN, Kemkominfo Ajak Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Sampah Elektronik di...
Sampah Elektronik di Indonesia Diprediksi Tembus 4,4 Juta Ton, Begini Cara Mengatasinya
Horor! 100 Ton Sampah...
Horor! 100 Ton Sampah Menumpuk di Kali Jambe Bekasi
Saset Jadi Penyumbang...
Saset Jadi Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Indonesia
Kasus Penumpukan Sampah...
Kasus Penumpukan Sampah yang Mengganggu Warga
Berita Terkini
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
6 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
9 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
9 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
11 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
11 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved