Gagal Seleksi Kades, Mobil Mukodi Dilempar Bom Molotov

Kamis, 25 Juni 2015 - 20:37 WIB
Gagal Seleksi Kades,...
Gagal Seleksi Kades, Mobil Mukodi Dilempar Bom Molotov
A A A
PROBOLINGGO - Aksi teror menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 8 Juli 2015 mendatang kembali terjadi.

Setelah beberapa waktu lalu terjadi aksi pelemparan bom ikan (bondet) di rumah ketua panitia Pilkades, kali ini terjadi pada rumah Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Penambangan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Sebuah mobil yang terparkir di garasi rumah dilempar bom molotov orang tak dikenal. Mobil tersebut milik Mukodi (36), seorang Bacakades yang tidak lolos seleksi.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (25/6/2015) dinihari, sempat memantik perhatian warga setempat. Warga yang tengah bersiap makan sahur dikejutkan dengan jeritan istri korban yang mengetahui mobilnya terbakar.

Mobil Innova Nopol B 1995 UQL yang baru beli sebulan lalu itu dibakar dua orang tak dikenal. Para pelaku yang mengendarai sepeda motor tersebut, langsung melarikan diri setelah melakukan aksi teror tersebut.

Meski tak ada korban jiwa, namun kejadian tersebut membuat keluarga Mukodi trauma.
"Ada dua orang yang berhenti di depan rumah. Mereka melemparkan botol berisi bensin yang dibakar mengenai mobil dan terbakar," kata Mukodi.

Beruntung, lemparan bom molotov tersebut tidak merembet dan membakar habis mobil dan rumahnya. Karena ia dibantu tetangganya bisa segera memadamkan kobaran api.

Menurut pengajar di MA Zainul Hasan Genggong, teror tersebut erat kaitannya dengan proses Pilkades yang tengah berlangsung. Meski gagal dalam seleksi Pilkades, ia menduga ada pihak lain yang masih menyimpan dendam padanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Roy Prawiro Sastro, mengatakan masih melakukan penyelidikan terkait aksi teror tersebut.

Pihaknya enggan berspekulasi tentang motif yang berkaitan dengan meningkatnya suhu politik menjelang Pilkades.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi untuk mengungkap pelaku dan mengetahui motifnya. Kami akan meningkatkan patroli untuk menjaga ketentraman masyarakat," kata Roy Prawiro Sastro.
(nag)
Berita Terkait
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
Rumah Pengurus Diteror...
Rumah Pengurus Diteror Bom Molotov di Bogor, Ini Instruksi PDIP ke Kader
Geger! Kantor Pengacara...
Geger! Kantor Pengacara di Bali Dilempar Bom Molotov
Pos Polisi AP Pettarani-Urip...
Pos Polisi AP Pettarani-Urip Sumoharjo Dilempar Bom Molotov
Rumah Pegawai Lapas...
Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Diteror Bom Molotov
Sakit Hati Dipecat,...
Sakit Hati Dipecat, Pria di Makassar Lempari Molotov Rumah Pendeta
Berita Terkini
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
33 menit yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
2 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
12 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
14 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
14 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
15 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved