Butuh Duit Beli Susu Anak, Warga Sleman Edarkan Ganja

Selasa, 23 Juni 2015 - 16:00 WIB
Butuh Duit Beli Susu...
Butuh Duit Beli Susu Anak, Warga Sleman Edarkan Ganja
A A A
BANTUL - DH (33), harus meringkuk di penjara setelah diciduk aparat Polres Bantul tak jauh dari kediamannya di daerah Babarsari, Sleman, karena menjual ganja.

Kasat Narkoba Polres Bantul AKP Hery Maryanto mengungkapkan, penangkapan DH berawal dari penangkapan ID, pengguna narkoba yang diduga juga mengedarkannya.

Dari mulut ID, polisi berhasil mengantongi pemasok ganja ke dirinya yaitu DH. "Berdasarkan keterangan Id, kami langsung bergerak menuju ke kediaman DH," terangnya, Selasa (23/6/2015).

Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari keduanya.

Dari tangan ID, polisi menyita paket ganja 2,19 gram, tas kecil, sepeda motor matik dan telepon yang digunakan untuk transaksi. Ganja tersebut didapatkan dari DH yang memasoknya.

Sementara dari tangan DH polisi mengamankan beberapa paket ganja berbagai ukuran siap edar. Dari kediaman DH polisi menemukan 1 paket ganja 4,58 gram, 1 paket 10,02 gram, satu paket lagi 7,24 daun ganja, racikan ganja kering sebesar 6,18 gram.

Semua paket tersebut terbungkus rapi diduga siap diedarkan ke kliennya. "Semuanya sudah ditimbang beratnya, sehingga kami menduga siap diedarkan" ungkapnya.

Saat ini pihaknya masih mendalami peran DH dan ID dalam sistem distribusi ganja di wilayah DIY. Polisi sedang mendalami jaringan mana yang menyokong DH dengan menelusuri asal-usul ganja tersebut.

Dihadapan petugas, tersangka DH mengaku terpaksa menjual ganja karena terdesak kebutuhan hidup. Ia mengaku tak memiliki uang untuk membeli susu anaknya yang masih belum genap dua tahun ini.

Saat ini ia tidak memiliki pekerjaan tetap untuk menghidupi keluarganya. Kepada petugas, DH mengaku baru menjual ganja sebanyak dua kali. "Awalnya anak saya itu merengek minta susu. Karena tidak punya uang lantas saya jual ganja," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
19 menit yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
1 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
9 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
11 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
11 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
13 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved