Polisi Buru Pengedar Merica Palsu

Senin, 22 Juni 2015 - 14:03 WIB
Polisi Buru Pengedar...
Polisi Buru Pengedar Merica Palsu
A A A
BANTUL - Jajaran Kepolisian Polres Bantul kini tengah memburu pengedar merica palsu yang ditemukan di beberapa pasar tradisional di wilayah Bantul.

Meski temuan dugaan merica palsu tersebut sudah berlangsung hampir dua bulan lebih, namun dalam perkembangan penyidikan belum ada kemajuan sama sekali.

Kapolsek Bantul Kompol Fajar Pamuji mengakui dua bulan lalu ada pembeli di pasar Bantul yang melapor ke Polsek Imogiri atas dugaan adanya merica palsu tersebut.

Kala itu, pembeli merasa curiga dengan tekstur merica yang ia beli di pasar Bantul tersebut. Pembeli tersebut lantas mengujinya dengan membakar merica yang diduga palsu. "Dan pembeli itu mengatakan jika merica itu palsu," tutur Fajar, Senin (22/6/2015).

Dari laporan pembeli tersebut, pihaknya langsung menyita beberapa ons merica palsu dari pedagang di Pasar Bantul ini. Merica-merica palsu tersebut sampelnya lantas dikirim ke Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul.

Konon sampel tersebut akan diuji laboratorium guna melihat apakah merica tersebut benar-benar palsu atau tidak.

Fajar meengakui memang sudah sekitar dua bulan ini pihaknya menerima laporan dari pembeli terkait peredaran merica palsu di Pasar Bantul.

Hanya saja, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan kepastian perihal keakuradan merica tersebut apakah benar-benar palsu atau tidak.

Pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium dari Disperindagkop."Meski belum menerima hasilnya, tetapi penyidikan tetap jalan terus," terangnya.

Berdasarkan keterangan yang ia himpun dari pedagang, ternyata mereka tidak mengenal dengan pengecer merica palsu tersebut.

Namun Fajar menduga jika pengedar tersebut orangnya sama dengan orang yang mengedarkan merica palsu di Kabupaten Sleman beberapa waktu lalu. Orang tersebut modusnya sama yaitu pemasok bahan kebutuhan pokok di berbagai pasar tradisional.

Kapolres Bantul, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dadiyo mengungkapkan, pihaknya memang masih memburu pengedar merica palsu tersebut.

Namun pihaknya baru mendapatkan laporan dari Pasar Bantul saja. Untuk pasar-pasar yang lain seperti pasar Pleret dan Imogiri memang belum ada laporan masuk ke polisi.

"Pelakunya bisa kita jerat dengan pasal undang-undang perlindungan konsumen. Kami juga masih menunggu hasil uji laboratorium terkait merica palsu ini," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
Cegah Peredaran Makanan...
Cegah Peredaran Makanan Berbahaya, BPOM Sulbar Periksa Sampel Takjil
BPOM Tarik Peredaran...
BPOM Tarik Peredaran Es Krim Haagen-Dazs dari Pasaran
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
8 menit yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
6 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
7 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
7 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
7 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved