Berkat Daun Kelor, @HOM Raih Juara Umum

Sabtu, 20 Juni 2015 - 11:31 WIB
Berkat Daun Kelor, @HOM...
Berkat Daun Kelor, @HOM Raih Juara Umum
A A A
YOGYAKARTA - Hotel @HOM Platinum by Horison mencatat prestasi. Lewat kreasi makanan dan minuman tradisional unik yang terbuat dari daun kelor, mampu mengantarkan hotel ini meraih juara dua dan juara harapan satu untuk wedang ratu bumi dan bakwan daun kelor dalam Cooking Competition GKR Hemas Cup yang digelar di Jalan Prawirotaman Yogyakarta belum lama ini.

Karena menyabet dua penghargaan dengan nilai tertinggi, hotel yang ada di kawasan Gowongan Yogyakarta ini juga dianugerahi penghargaan juara umum dalam ajang tersebut. “Daun kelor digunakan karena persyaratan untuk jajan pasar tradisional harus identik dengan Yogyakarta. Dan Yogya sendiri biasanya identik dengan makanan manis, coba buat jajanan yang belum pernah ada dengan pakai daun kelor,” kata Executive Chef Sarno kepada wartawan di hotel setempat belum lama ini.

Siapa menyangka kalau bahan itu ternyata bisa dikonsumsi. Tidak banyak masyarakat sekarang yang mengetahui bahwa daun yang kerap diidentikkan dengan hal-hal berbau mistik dan pakan ternak itu, ternyata memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan manusia pula. Seperti kandungan vitamin C yang lebih banyak dari buah jeruk, mengandung kalsium, vitamin A, hingga protein dan potasium yang lebih banyak dari buah pisang.

“Di Yogyakarta, terutama di desa saya Bangunjiwo Bantul masih banyak ditemui. Selain untuk pakan ternak juga biasa dikonsumsi manusia. Biasanya dimasak sayur bening, bothok, dan buat jamu,” ungkapnya. Tidak butuh waktu lama untuk menciptakan kreasi unik berupa bakwan dari daun kelor itu. Meski demikian, dibutuhkan perpaduan bahan lainnya guna menghilangkan rasa pahit pada daun tersebut.

Chef asal Magetan ini juga mengolah dan menyeimbangkan rasanya dengan daun kemangi, jagung manis, udang segar, ayam, dan singkong parut sebagai pengganti tepung dan telur sebagai perekat. Untuk sajian wedang ratu bumi, bahan-bahan seperti temulawak, daun kelor, daun sereh disangrai terlebih dahulu. Baru kemudian direbus dengan api kecil sekitar tiga jam hingga harum baunya. Lalu ditambahkan gula aren ketika air mendidih, berikut cengkeh dan kayu manis untuk menghilangkan rasa pahit daun kelor.

Tidak ketinggalan dengan buah salak, daun jeruk, bunga lawang, kapulaga yang juga mengandung khasiat kesehatan lainnya. Selain itu, buah nangka, degan, hingga buah naga untuk melengkapi rasa unik wedangan ini.

General Manager (GM) @HOM Platinum by Horison Gowongan Yogyakarta AR Atik Damarjati mengatakan, pihaknya akan terus mendorong terutama dalam mengembangkan dan melestarikan kuliner tradisional di Yogyakarta. Bahkan terbuka untuk menggelar acara serupa di hotel setempat.

Siti estuningsih
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
6 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
6 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
7 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
7 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
8 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Dunia MotoGP dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved