Lima Korban Pemasungan Dievakuasi

Kamis, 11 Juni 2015 - 08:39 WIB
Lima Korban Pemasungan...
Lima Korban Pemasungan Dievakuasi
A A A
SEKAYU - Tim Penanggulangan dan Pembebasan Pemasungan Orang Dengan Gangguan Jiwa (TP3 ODGJ) Muba, mengevakuasi lima penderita dari tempat pemasungan dan isolasi.

Ketua TP3 ODGJ Muba dr Hj Dewi Etikawati mengungkapkan, lima penderita pemasungan yang dibebaskan tersebut, berasal dari Kecamatan Sekayu dan dua lainnya dari Sungai Keruh. “Setelah kita bebaskan, mereka langsung dibawa ke Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang, agar mendapat perawatan lebih intensif dan pengawasan penuh dari dokter ahli jiwa,” ungkapnya, kemarin.

Dewi menjelaskan, jika dinilai penderita ODGJ tersebut sembuh, maka para pasien akan diantarkan kembali kepada keluarga masing-masing, agar dapat menjalani kehidupan seperti masyarakat normal. Secara keseluruhan sudah ada 17 penderita ODGJ yang dibe baskan hingga pertengahan 2015 ini. “Kalau untuk biaya pera watan, keluarga tidak perlu khawatir.

Semuanya gratis karena ditanggung oleh Pemkab Muba. Kita berkomitmen untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Di antaranya de ngan menurunkan angka pemasungan bagi penderita gangguan jiwa,” jelas dia. Dewi memaparkan, pemasungan merupakan metode manual yang dilakukan dengan memasang alat kepada tubuh penderita, agar tidak dapat bergerak dengan mudah.

Kalau isolasi, merupakan tindakan untuk mengurung seseorang dengan paksa, di suatu ruangan, hingga membatasi untuk bertindak. “Kita minta masyarakat untuk memberi informasi, jika menemukan atau mengetahui ada orang yang dipasung, agar segera kita tindaklanjuti,” tukasnya.

Sementara, Norma, keluarga penderita ODGJ yang dievakuasi mengatakan, pemasungan yang dilakukan terhadap salah satu keluarganya, lantaran adanya keterbatasan ekonomi. Karena keluarga mereka tidak memiliki banyak uang untuk melakukan pengobatan. “Kami nih dari keluarga kurang mampu, jadi terpaksa melakukan pemasungan.

Kami hanya bisa berdoa, semoga anak kami cepat sembuh dan dapat segera kembali berkumpul dengan keluarga,” ujarnya singkat. Bupati Muba Pahri Azhari sebelumnya menuturkan, penyebab banyaknya terjadi kasus pemasungan di Muba, lantaran adanya rasa malu dari pihak keluarga terhadap kondisi gangguan jiwa. Jadi jalan pintas yang ditempuh dengan menutupi keadaan tersebut.

“Seharusnya orang yang menderita gangguan jiwa ini diobati, jangan dipasung,” tegas dia. Namun, orang nomor satu di Bumi Serasan Sekateitu menambahkan, untuk mengentaskan pemasungan terhadap orangorang yang menderita gangguan jiwa di wilayahnya, tidak dapat dilakukan hanya oleh Dinkes dan beberapa intansi saja.

“Peran masyarakat menyampaikan informasi terkait adanya pemasungan didaerah mereka sangat diperlukan. Kita berharap pada 2017 mendatang di Muba tidak ada lagi pemasungan,” tandasnya.

Amarullah diansyah
(bbg)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
14 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
24 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
6 jam yang lalu
Infografis
Pakar: Israel Tutupi...
Pakar: Israel Tutupi Jumlah Korban Tewas Tentara Sebenarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved