Urai Kemacetan, Ahok Tunggu Warga Menyebut Gubernur Gila

Rabu, 10 Juni 2015 - 02:18 WIB
Urai Kemacetan, Ahok...
Urai Kemacetan, Ahok Tunggu Warga Menyebut Gubernur Gila
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengakui kemacetan akibat sejumlah pembangunan jalan yang terjadi saat ini tidak bisa dihindari. Pembangunan jalan itu sendiri harus dilakukan untuk mengurai kemacetan.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjaha Purnama (Ahok) mengatakan, banyak kepala daerah sebelumnya berpikir lebih baik terpilih dua periode, ketimbang membangun trase jalan ataupun jalur transportasi massal berbasis rel. Sebab, pembangunan tersebut akan menjadi malapetaka bagi jabatan politisnya lantaran masyarakat menyalahkan mereka akibat dampaknya, yakni kemacetan.

Namun, Ahok mengklaim, sejak dirinya bersama Joko Widodo (Jokowi) memimpin Jakarta, pikiran tersebut harus disingkirkan dan memilih untuk dicaci maki masyarakat. Proyek Mas Rapid Transit (MRT) pun dijalankan.

"Kenapa MRT selama 28 tahun tidak dikerjakan karena jabatan politis hanya lima tahun. Pembanguna ini makan waktu lebih dari lima tahun. Pas pemilihan puncaknya macet. Masyarakat caci maki dan enggak pilih saya, itu resiko. Sesudahnya, masyarakat akan bilang untung ada Gubernur gila. Itu patokannya," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa 9 Juni 2015.

Ahok menjelaskan, populasi kendaraan saat ini mencapai 17 Juta. Artinya, apabila didiamkan, Jakarta akan mengalami puncak kemacetan pada 2022.

Maka itu, diperlukan keberanian untuk melakukan pembangunan-pembangunan tersebut, khsusunya trase jalan transportasi massal berbasis rel. Sebab, menurutnya, dibangun jalan sebanyak apapun, kemacetan tidak akan terurai.

Dengan kondisi jalan yang sempit, lanjut Ahok, segala pembangunan jalan ataupun trase transportasi massal berbasis rel harus menggali di bawah atau layang di atas yang pastinya membuat kemacetan.
(mhd)
Berita Terkait
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
F-PDIP Sarankan DKI...
F-PDIP Sarankan DKI Ikuti Jejak Ahok Relokasi Warga Kampung Akuarium ke Rusun Rawa Bebek
Ahok, Gibran, dan Risma...
Ahok, Gibran, dan Risma Masuk Bursa Cagub DKI di Internal PDIP
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
1 jam yang lalu
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
1 jam yang lalu
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
1 jam yang lalu
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
2 jam yang lalu
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
3 jam yang lalu
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved