Drainase Masih Dikotori Sampah

Selasa, 09 Juni 2015 - 10:17 WIB
Drainase Masih Dikotori...
Drainase Masih Dikotori Sampah
A A A
MEDAN - Keinginan warga Kota Medan agar bebas dari banjir nampaknya jauh dari harapan. Pasalnya, sejumlah drainase masih dihiasi sampah yang membuat tumpat dan menimbulkan pendangkalan.

Ironisnya, kondisi ini sepertinya kurang mendapat perhatian Pemko Medan. Padahal, Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin, sedang menggalakkan program Medan Berhias (bersih, hijau, asri dan sehat) melalui kegiatan gotong royong bersama. Pantauan KORAN SINDO MEDAN , drainase yang banyak terlihat sampah terlihat di Jalan Sisingamangaraja, Jalan Guru Patimpus, Jalan Rah-madsyah, Jalan Yos Sudarso, Jalan Bromo, dan Jalan Letda Sujono.

Nur Hamidah, 27, warga Medan Kota, mengatakan, drainase yang kurang diperhatikan menyebabkan sejumlah ruas jalan menjadi langganan banjir. Menurutnya, sampah tersebut semakin menumpuk lantaran banyaknya drainase ditutup dengan semen.

Lemahnya pengawasan pemerintah dinilai menjadi penyebab persoalan ini. Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan juga menjadikan salah satu penyebabnya. “Drainase sudah seperti tong sampah. Kalau drainasenya terbuka, sampah terlihat menumpuk. Apalagi di drainase yang kondisinya tertutup,” kata Nur kepada KORAN SINDO MEDAN, Senin (8/6).

Dia meminta wali kota Medan memerintahkan pihak kecamatan, Dinas PU, dan Dinas Kebersihan untuk memperbaiki atau membersihkan drainase. Jika tidak dilakukan, dikhawatirkan genangan air ketika hujan semakin parah. Kenyamanan masyarakat harus menjadi perhatian pemerintah, mengingat warga selama ini sudah rutin membayar pajak.

“Kalau tidak diperbaiki segara, kondisinya semakin parah. Masalah drainase yang ditutup dengan semen, itu harusnya ada aturannya. Bukan malah dibiarkan disemen secara permanen sepanjang jalan,” katanya. Keluhan yang sama disampaikan Syaipul Amri, 34, warga Medan Area. Dia mengatakan, permasalahan drainase sudah terjadi sejak lama.

Meskipun permasalahannya sudah sejak lama, hingga kini tidak kunjung diselesaikan. “Sudah lama itu (drainase banyak sampah) tapi tidak pernah diperhatikan. Saya sering melintas di Jalan Denai, sering banjir dan sampah di drainase itu sangat banyak,” katanya.

Irwan siregar
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Partai Oposisi India:...
Partai Oposisi India: Jet Tempur Siluman F-35 AS adalah Sampah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved